Mamuju – Bupati petahana Mamuju, Sutinah Suhardi, disebut bakal kembali menoreh rekor baru dalam perpolitikan kabupaten Mamuju bahkan Sulawesi Barat pada Pilkada 2024 November mendatang.
Direktur Logos Politika menyebut potensi rekor baru yang Sutinah Suhardi bisa torehkan di tahun politik 2024.
“Sutinah bakal menjadi satu-satunya calon Bupati perempuan diantara 6 kabupaten yang akan menggelar Pilkada serentak 2024. Selain itu, Kalau pada Pilkada 2020 lalu Sutinah yang sebelumnya tidak diperhitungkan sebagai pendatang baru tapi mampu tampil secara fenomenal menumbangkan petahana Habsi Wahid-Irwan Pababari, maka di 2024 ini Sutinah bukan tidak mungkin akan melawan kotak kosong.” ucap Maenunis, melalui press rilisnya, Senin,24/06/24.
Menurutnya jikapun tidak kotak kosong, Pilkada Mamuju hanya mungkin menjadi pertemuan head to head Sutinah versus Irwan Pababari.
“Dari persebaran koalisi, Pilkada Mamuju larinya bakal head to head. Poros penantang Sutinah hanya potensial muncul jika Irwan Pababari yang maju diusung Golkar.” Imbuhnya.
Irwan Pababari disebutnya, hanya mendekati trend Sutinah, jika berpasangan dengan Ado Mas’ud atau pun Yudiaman.
“Dalam 2 survei terbaru, hanya Irwan Pababari yang berpeluang melawan Sutinah, itu pun hanya jika berpasangan dengan Yudiaman Firusdi atau Ado Mas’ud. Golkar juga satu sisi akan cukup kesulitan mengambil koalisi mengingat Hanura dan Nasdem hampir dipastikan bakal masuk pengusung Sutinah. Sisa PDIP, PAN dan Gerindra itupun bakal berpikir mendukung Irwan Pababari jika tidak mengambil kadernya sebagai wakil.” ujarnya.
Meski tidak menepis potensi Irwan Pababari maju menantang Sutinah, akan tetapi tanpa membawa gerbong besar koalisi, namun ia menilai Irwan akan cukup kesulitan mengimbangi Sutinah di Pilkada Mamuju 2024.
“Memang tidak secara langsung saya bilang potensi besar tina lawan Koko, tapi hampir sulit ada partai yg akan minat jadi 02 nya irwan,” tutupnya.(*)
