Site iconSite icon Editorial9.com

Longsor di Tamasapi, Pemkab Mamuju Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 

Mamuju – Bencana alam tanah longsor di Dusun Tamasapi, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, yang terjadi Minggu 26 Januari 2025, pukul 23.15 Wita dan menelan korban jiwa, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Mamuju.

Bupati Kabupaten Mamuju, Sutinah Suhardi, mengatakan bahwa pemerintah daerah telah resmi menetapkan status tanggap darurat bencana, selama lima hari kedepan.

“SK tanggap darurat dari semalam sudah diberlakukan selama lima hari,” ucap Sutinah, via WhatsApp, Senin, 27/01/25.

Selain itu ia juga menjelaskan, bahwa sedari awal setelah menerima laporan terkait adanya bencana banjir, dirinya langsung memerintahkan jajarannya untuk terjun langsung ke lokasi.

“Semalam begitu dapat laporan kalau terjadi banjir, saya langsung perintahkan OPD terkait untuk turun,” jelasnya.

Lebih lanjut Sutinah menuturkan, bahwa dinas PUPR, juga langsung menurunkan alat beratnya.

“Dari semalam teman-teman Damkar dan satpol PP, Tagana, BPBD masih turun membantu warga membersihkan rumah-rumah mereka (warga, red) yang terendam lumpur,” tutupnya.

Untuk diketahui, bencana alam tersebut, menyebabkan empat warga meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Berikut data korban meninggal:

1. Nurlela (24 tahun), warga Lingkungan Tamasapi.

2. Nasril (40 tahun), warga Lingkungan Kadolang.

3. Aisyah (4 tahun), warga Lingkungan Tamasapi.

4. Balita (1 bulan), warga Lingkungan Tamasapi.

Sementara korban luka-luka yakni:

1.Syahrul (50 tahun), mengalami luka robek di kepala, dirawat di RSUD Mamuju.

2. Irawati (40 tahun), dirawat di RSUD Mamuju.

3.  Fahri (30 tahun), mengalami luka lebam di mata kiri dan bibir, dirawat di RS Bhayangkara.

4. Ajeng (13 tahun), mengalami luka lebam di mata kanan dan bengkak di bibir, dirawat di RS Bhayangkara.(Mp)

Exit mobile version