Mamasa – Permasalahan yang melibatkan oknum personel Polres Mamasa dan wartawan akhirnya diselesaikan secara damai dan kekeluargaan.
Proses mediasi itu, dihadiri langsung Kapolres Mamasa, AKBP Agus Dwiyanto, di Mapolres Mamasa, Sabtu,14/10/23.
Dalam pertemuan itu, juga dilakukan Penandatanganan surat perdamaian antar kedua belah pihak.
Kapolres Mamasa, AKBP Agus Dwiyanto, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang melibatkan oknum personelnya itu.
“Semoga ke depan, tidak terjadi lagi hal serupa dan bersama kita jalin komunikasi, kemitraan yang lebih baik lagi,” ucap AKBP Agus.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Mamasa, AKP Dedi Yulianto, mengaku sangat menyelesaikan adanya kejadian tersebut.
“Perlu diketahui bahwa setiap harinya dan tanpa bosan-bosannya, selalu kami sampaikan kepada seluruh personil polres Mamasa untuk tidak melakukan tindakan arogansi,” tutur AKP Dedi Yulianto.
Diketahui, sebelumnya diberitakan bahwa salah seorang anggota oknum Polisi di Mamasa diduga melakukan tindakan arogansi pada wartawan.
Oknum personel kepolisian Polres Mamasa itu, diduga melakukan aduh mulut kepada seorang wartawan bernama Sukir, setelah beredarnya video berdurasi 2.27 menit.
Kronologis kejadian bermula saat tiga orang wartawan sedang melakukan Aksi Liputan dengan mengendarai rodah dua tepat di depan Kantor Polres Mamasa
Hingga salah seorang oknum diduga Polisi, mendatangi ketiga wartawan dan langsung melakukan aduh mulut kepada seorang wartawan bernama Sukir.(*)
