Mamuju – editorial9 – Ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Mamuju, mulai dibergulir. Agenda yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati itu, dibuka oleh Bupati, Sutinah Suhardi, Senin,28/03/22.
Diketahui, agenda tersebut diikuti sebanyak 42 orang peserta, yakni cabang tilawah semua golongan putra-putri, hifzil qur’an putra-putri dan fahmil qur’an putra-putri.
Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, berharap semua peserta dapat mengikuti kompetisi tersebut tetap dengan semangat, sebab bukannya sekedar mencari juara tingkat kabupaten.
“Ajang tersebut, juga menjadi tahapan seleksi untuk mewakili daerah pada MTQ tingkat provinsi, yang akan dilaksanakan di Kabupaten Majene,” ucap Sutinah.
Selain itu, ia menambahkan bahwa Pemkab Mamuju telah merintis pembinaan generasi qur’an melalui program satu desa satu pondok tahfidz.
“Diharapkan, lewat pembinaan yang dilakukan profesional dengan memberikan insentif khusus kepada para guru ngaji dan pembimbing di tiap pondok tahfidz yang disinergikan program tiap desa,” tambahnya.
“Maka, akan menjadi awal pengembangan sumberdaya yang dapat tumbuh dari potensi lokal,” sambungnya.
Ia juga berharap, dari MTQ tingkat kabupaten yang sedang dilaksanakan akan menghasilkan juara yang akan mengharumkan nama daerah di level provinsi atau bahkan di tingkat yang lebih tinggi.
“Jangan gentar menghadapi event yang lebih besar, karena saya percaya semua yang hadir sebagai peserta MTQ kali ini adalah sumberdaya terbaik yang kita miliki. Semoga nanti, akan membawa nama baik mamuju pada MTQ tingkat provinsi,” harapnya.
Sementara itu, Analisis kebijakan Kesra Pemkab Mamuju, Sulaiman Rahman, selaku pelaksana kegiatan menjelaskan, bahwa secara teknis para peserta yang dinyatakan lolos, akan dijaring lagi melalui TC selama 3 hari.
“Sehingga, akan lebih siap dalam menghadapi ajang MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Barat,” tutur Sulaiman.(Diskominfosandi/Adv)
