Site iconSite icon Editorial9.com

Mutasi, Pejabat Baru Diminta Lebih Inovatif

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, saat melantik 77 eselon III dan145 eselon IV, Senin,30/08/21.(Dok : Diskominfosandi)

Mamuju – editorial9 – Mutasi besar-besaran kembali bergulir di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju. Tercatat sebanyak 77 eselon III dan145 eselon IV mengalami pergeseran jabatan.

Dalam kesempatannya, Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, yang memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut, meminta agar semua pejabat yang baru dilantik untuk bergerak cepat melakukan adaptasi dan langsung memulai kinerjanya. Sehingga, tidak terjadi kekosongan pada proses estafet pasca pelantikan.

“Saya mohon bantuan ibu dan bapak sekalian, bantu saya dan Pak Wakil mewujudkan Mamuju Keren. Lakukanlah lompatan-lompatan yang akan mempercepat transformasi kegiatan dalam upaya realisasi Mamuju Keren. Buatlah inovasi-inovasi, dalam pelaksanaan program kerja masing-masing,” ucap Sutinah.

Selain itu ia menambahkan, bahwa mutasi dan promosi jabatan dalam organisasi pemerintahan adalah sesuatu yang lumrah. Hal itu dilakukan dalam rangka penyegaran pejabat daerah.

“Adapun yang menerima promosi, tentu telah melalui pertimbangan bahwa yang bersangkutan benar-benar telah layak dan memiliki kompetensi, sehingga harus mendapatkan apresiasi berupa kenaikan jabatan,” tambahnya.

Mantan Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Kabupaten Mamuju itu juga menegaskan, bahwa mutasi yang dilakukan tidak semata-mata atas pertimbangan politis atau atas faktor suka tidak suka.

“Melainkan, dengan kajian profesional sesuai pertimbangan the right man in the right job, atau penempatan orang yang tepat pada posisi yang tepat pula,” tegas Sutinah.

Sementara itu, salah seorang pejabat yang dimutasi dari staf Badan Penanggulangan Bencana ke Lurah Binanga, Firmansyah, berharap dengan posisinya yang terdahulu kedepan bisa bersinergi dengan tanggung jawab barunya sebagai lurah, karena ke duanya berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Pelantikan ini, merupakan sebuah tantangan untuk mewujudkan Mamuju yang lebih baik,” tutur Firman.(Adv/Diskominfosandi)

Exit mobile version