Site iconSite icon Editorial9.com

Ngamuk Bawa Parang, ODGJ di Mamuju Diamankan Polisi

Personel kepolisian saat mengamankan seorang ODGJ yang mengamuk sambil membawa parang di Desa Taan, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (7/3/2026). (Dok. Humas Polresta Mamuju)

MAMUJU – Seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengamuk sambil membawa senjata tajam jenis parang dan merusak rumah warga di Desa Taan, Kecamatan Tapalang. Polisi yang menerima laporan warga langsung turun tangan dan mengamankan pria tersebut pada Sabtu (7/3/2026).

Kapolsek Tapalang AKP H. Mino membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan warga terkait aksi ODGJ yang mengancam dan meresahkan masyarakat di sekitar lokasi.

“Benar, setelah menerima laporan warga kami langsung menuju lokasi kejadian di Desa Taan, Kecamatan Tapalang,” kata Mino saat dikonfirmasi.

Setibanya di lokasi, personel Polsek Tapalang tidak langsung melakukan tindakan paksa. Petugas lebih dulu melakukan pendekatan persuasif dan negosiasi untuk menenangkan ODGJ tersebut agar situasi tetap aman dan tidak membahayakan warga sekitar.

Proses negosiasi berlangsung cukup lama karena pelaku terus membawa parang di tangannya. Namun berkat pendekatan yang dilakukan petugas, situasi akhirnya dapat dikendalikan.

“Setelah melalui proses negosiasi yang cukup panjang, akhirnya kami berhasil mengamankan yang bersangkutan bersama senjata tajam jenis parang yang dibawanya,” ujar Mino.

Setelah diamankan, polisi kemudian mengarahkan keluarga ODGJ tersebut agar segera membawanya ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Langkah tersebut dilakukan guna mencegah potensi ancaman terhadap keselamatan warga apabila yang bersangkutan kembali berkeliaran tanpa pengawasan.

“Saat ini situasi di lokasi kejadian sudah aman dan kondusif,” jelasnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan kejadian serupa di lingkungan sekitar sehingga dapat segera ditangani.(*)

Exit mobile version