Site iconSite icon Editorial9.com

Pantau Vaksinasi, Kapolsek Wonomulyo Harap Warga Ikut Andil Memutus Penyebaran Covid19

Sambutan Kapolsek Wonomulyo, AKP Adriyan Fredrik Kopong, saat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid19 di Puskesmas Matakali, Rabu, 25/08/21.(Dok : Mp)

Polman – editorial9 – Dalam rangka memastikan pelaksanaannya berjalan lancar dan aman. Kepala Kepolisian Sektor Kecamatan Wonomulyo (Kapolsek Wonomulyo), Kabupaten Polewali Mandar (Kabupaten Polman), AKP Adriyan Fredrik Kopong, memantau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid19, di Puskesmas Matakali, Rabu, 25/08/21.

Diketahui, selain di tingkat kabupaten, pelaksanaan vaksinasi Covid19 khususunya di wilayah Polman kini telah merambah hingga ke desa. Hal itu dilakukan sebagai upaya mempercepat penanganan pandemi Covid19.

Dalam sambutannya, AKP Adriyan Fredrik Kopong, menyampaikan pada seluruh masyarakat, akan pentingnya ikut vaksin. Menurutnya, vaksinasi Covid19 merupakan langkah dan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, khususnya di wilayah Kabupaten Polman.

“Untuk itu, saya harapkan kepada masyarakat agar dapat turut andil dalam memutus mata rantai penyebaran Covid19 di wilayah kita ini,” ucap AKP Adriyan Fredrik Kopong.

Selain ikut vaksin, kata AKP Adriyan, masyarakat juga dapat mengambil peran lain dalam penanganan Covid19 ini. Salah satu caranya adalah dengan memberikan edukasi kepada keluarga serta mengajaknya untuk dapat mengikuti pelaksanaan vaksinasi. Ia juga berharap pada seluruh warga agar, untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes Covid19), seperti memakai masker, mencuci tangan, tidak berkerumun saat melakukan aktivitas di luar rumah.

“Serta menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi vitamin serta olahraga yang cukup,” sebutnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan kepada seluruh masyarakat, terkait dosis vaksin yang saat ini dipergunakan dalam pelaksanaan vaksinasi. Bahwa untuk saat ini vaksin dosis pertama dan ke Dua, diperuntukkan untuk masyarakat.

“Sedangkan untuk dosis ke tiga boster vaksin moderna, diperuntukan untuk tenaga kesehatan,” tutupnya.(Mp)

Exit mobile version