Mamuju – editorial9 – DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat, kembali menegaskan bahwa tak ada satupun kadernya yang menghadiri pelaksanaan KLB, di Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara, Jumat, 05 Maret 2021 lalu.
Sebagaimana diketahui, dalam pelaksanaan KLB tersebut, seluruh peserta yang hadir sepakat menunjuk Moeldoko, sebagai ketua Umum DPP Partai Demokrat.
Menurut, Ketua Bappilu Partai Demokrat Sulbar, Sukri Umar, walaupun beredar informasi tentang adanya perwakilan Sulbar yang menghadiri KLB, akan tetapi itu berasal dari Provinsi lain yakni Sulawesi Selatan (Sulsel).
“Sehingga kami mengingatkan kepada Pak menteri (Menkumham), pemerintah pusat, untuk bersikap seadil-adilnya terhadap Partai Demokrat,” ucap Sukri, usai mendatangi Kantor Kemenkumham Sulbar, Senin, 08/03/21.
Selain itu ia juga mengungkapkan, bahwa pasca pelaksanaan KLB tersebut, selain Sulbar, seluruh kader Partai Demokrat se Indonesia, akan mendatangi kantor Kemenkumham.
“Jadi, jangan salahkan kalau besok seluruh rakyat yang ada di Sulawesi Barat ini, tumpah ruah turun kejalan. Kalau belum pernah melihat kader Demokrat ribut dan protes, maka insya Allah di depan ini bapak-bapak akan lihat,” ungkapnya.
Anggota DPRD Sulbar itu, juga menegaskan bahwa seluruh kader Partai Demokrat se Sulawesi Barat, solid mendukung kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta menolak pelaksanaan dan hasil KLB di Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara.
“Insya Allah, seluruh kader di Sulawesi Barat ini kompak dan tidak ada yang keluar dari apapun yang menjadi kesepakatan awal kita,” tutupnya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Sulawesi Barat, Anwar, yang menerima kedatangan para pengurus Partai Demokrat Sulbar, mengaku telah mencatat dan menerima seluruh aspirasi yang disampaikan para kader Parpol besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu dan, selanjutnya akan disampaikan ke atasannya dalam hal ini Menkumham.
“Keputusannya tentu kepada pimpinan kami, tetap kami akan sampaikan semua aspirasi tadi, kami sudah dengar semua,” tutur Anwar.(MP)
