Mamuju – editorial9 – Bantuan kemanusiaan bagi pengungsi gempa 6,2 di wilayah Kabupaten Mamuju dan Majene, hingga saat ini terus mengalir baik dari pihak Dermawan, instansi swasta dan pemerintah, tak terkecuali Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.
Menurut Kepala BNNP Sulbar Brigjen Pol Drs. Sumirat Dwiyanto, yang memimpin langsung agenda kemanusiaan itu mengatakan, bahwa selain mendistribusikan bantuan logistik k titik pengungsian di Kabupaten Mamuju dan Majene, pihaknya juga melakukan bakti sosial dan bakti kesehatan.
“Bantuan dalam bentuk paket sembako, merupakan bantuan langsung Kepala BNN RI, yang kami distribusikan kepada masyarakat terdampak bencana alam gempa bumi di Majene dan Mamuju,” Brigjen Pol. Sumirat Dwiyanto, Senin, 01/02/21.
Menurutnya, bantuan kemanusiaan tersebut menandakan bahwa BNN RI hadir untuk meringankan beban masyarakat, khususnya yang paling terdampak bencana gempa bumi.
“Ini adalah bagian dari bentuk kepedulian lembaga pemberantasan Narkotika, dalam mengurangi beban masyarakat dan saudara – saudara kita pasca gempa,” terangnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa selain pendistribusian sembako, BNN melalui BNNP Sulbar juga melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian obat, dan pemulihan psikologis (trauma healing) kepada anak di pengungsian.
“Jadi, selesai pemberian sembako, bersama Dharma Wanita BNNP Sulbar kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis, pemberian obat, serta pemulihan psikologis kepada anak-anak yang berada di lokasi pengungsian,” tambahnya.
Sebelumnya kata Brigjen Pol. Sumirat Dwiyanto, kegiatan yang serupa juga telah dilaksanakan di Kecamatan Mamuju yakni di Desa Sumare dan Stadion Manakarra.
“Untuk selanjutnya BNNP Sulbar, akan secara berkelanjutan melaksanakan berbagai kegiatan pendistribusian bantuan dan bakti sosial serta bakti kesehatan, untuk berpartisipasi dalam meringankan beban masyarakat, yang terdampak gempa Sulbar khususnya dalam masa tanggap darurat ini” tutupya.(*/MP)
