Site iconSite icon Editorial9.com

Pemdes Batulaya Luncurkan Layanan QRB

Bupati Kabupaten Polman, Andi Ibrahim Masdar, saat melaunching program layanan QRB di Kantor Desa Batulaya, Selasa,01/03/22.(Dok : MP)

Polman – editorial9 – Layanan Quick Respons Batulaya (QRB), yang digagas oleh Pemerintah Desa Batulaya (Pemdes Batulaya), resmi dilaunching oleh Bupati Kabupaten Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar (AIM), di Kantor Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung, Selasa, 01/03/22.

Kades Batulaya, Muhammad Sukriadi Aziz, mengatakan QRB merupakan sebuah standar layanan publik dan inovasi layanan publik, dalam rangka mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan.

“QRB, memang sistem pelayanan yang menerapkan metode jemput bola, berdasarkan kebutuhan masyarakat, yang terlebih dahulu disampaikan melalui layanan call center, yang telah disediakan. Jadi, pelayanan masyarakat sudah bisa dilakukan selama 24 jam oleh pemerintah Desa Batulaya,” ucap Sukriadi.

Selain itu ia mengungkapkan, bahwa dalam menciptakan sebuah inovasi layanan publik, harus selalu berdasarkan pada keluhan dari masyarakat.

“Jadi, dengan melihat hasil assesment saya di Desa Batulaya, ternyata pelayanan seperti QRB ini lah yang dinginkan oleh masyarakat Desa Batulaya. Sehingga saya memiliki ide yang didukung oleh aparat pemerintah Desa Batulaya, dengan melaunching QRB ini.

Secara tehknis, sebelum gerakan tersebut dimulai, ia terlebih dahulu memberikan pembekalan khusus kepada seluruh perangkat desanya, Dengan memberikan pemahaman tentang dasar hukum, tehknis layanan hingga harapan yang ingin dicapai atas pelayanan QRB itu.

“Karena, memang kita harus satu visi dulu dalam membangun pelayanan seperti ini,” terangnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, dalam menjalankan layanan QRB, pihaknya masih menggunakan satu unit kendaraan roda dua, Karena melihat kondisi pelayanan administrasi di Desa Batulaya, masyarakat yang membutuhkan, jumlahnya kurang lebih 8 hingga 15 orang per hari, sehingga masih mampu untuk diakomodir.

“Saya rencana menambah armada, tapi yang rencana saya mau tambah yakni kendaraan roda empat, itu untuk melayani kondisi darurat di masyarakat, misalnya ada yang tiba-tiba ingin diantar ke rumah sakit,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Polman, Andi Ibrahim Masdar, mengaku senang dengan dilaunchingnya layanan QRB. Ia berharap para Kades, bisa melakukan hal yang serupa.

“Sehingga, pelayanan bagi masyarakat menjadi sangat mudah dan tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh tentang pelayanan, karena sudah mendapat pelayanan di tingkat desa,” beber AIM.

Ia juga telah menunjuk beberapa Kades, untuk membuat atau meluncurkan program serupa, sebagaimana yang dilakukan oleh Pemdes Batulaya.

“Yang pertama melakukan ini adalah Desa Batulaya, sehingga ini menjadi modal utama untuk desa-desa yang lain. Mudah-mudahan standar inovasi-inovasi, yang ada dalam QRB ini, bisa diberikan ke desa yang lain,” tutup AIM.

Untuk diketahui, hadir dalam kegiatan tersebut, para Kadis, Kades dan Anggota DPRD Kabupaten Polman serta Kepala Kantor Perwakilan Ombudsman Sulbar, Lukman Umar.(Mp)

Exit mobile version