Site iconSite icon Editorial9.com

Pemprov Sulbar–BWS Sulawesi V Bahas Progres Sungai hingga Bendungan Budong-Budong

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, saat memimpin pertemuan bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V Mamuju di Kantor Gubernur Sulbar. Dok Humas Pemprov Sulbar.

MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V Mamuju menggelar pertemuan membahas perkembangan sejumlah proyek strategis sumber daya air di wilayah Sulbar. Pertemuan tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, di Kantor Gubernur Sulbar, Kamis (13/11/2025).

Dalam laporan yang disampaikan, BWS Sulawesi V memaparkan progres beberapa kegiatan mulai dari penanganan Sungai Matakali, saluran irigasi Tommo, Sungai Mamuju, hingga pembangunan Bendungan Budong-Budong.

Sekprov Sulbar Junda Maulana menjelaskan, laporan BWS tersebut telah diteruskan kepada Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang memberikan arahan khusus agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai target.

“Progres Sungai Matakali setelah delapan bulan pengerjaan kini sudah tuntas. Mudah-mudahan ke depan tidak lagi menjadi hambatan dan bisa mendukung pengairan area persawahan masyarakat,” kata Junda.

Selain itu, ia juga mengungkapkan kondisi saluran air di Tommo yang sebelumnya tertutup material runtuhan pascagempa. Kondisi tersebut sempat menyebabkan genangan dan banjir di sejumlah titik.

“Masalah ini sudah menjadi atensi Gubernur sejak tiga minggu lalu. Untuk perbaikan total dibutuhkan rekonstruksi dan direncanakan masuk program 2026. Namun langkah sementara sudah dilakukan agar aliran air kembali berfungsi,” jelasnya.

Sementara itu, penanganan Sungai Mamuju terus dikebut. BWS Sulawesi V telah menurunkan alat berat untuk mempercepat normalisasi aliran sungai sebagai upaya meminimalkan risiko banjir di pusat kota.

Untuk pembangunan Bendungan Budong-Budong, Junda menyebutkan proses pembebasan lahan tahap tiga segera tuntas.

“Proses pembebasan lahannya bisa segera dilakukan pembayaran. Ini penting agar pembangunan bendungan dapat berjalan tanpa hambatan,” ujarnya.

Junda menegaskan, Pemprov Sulbar dan BWS Sulawesi V berkomitmen mempercepat seluruh proyek sumber daya air yang berdampak langsung pada ketahanan pangan, pengurangan risiko banjir, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepala BWS Sulawesi V Mamuju, Tampang, mengapresiasi dukungan penuh Pemprov Sulbar terhadap pelaksanaan program-program strategis tersebut.

Ia menegaskan, Bendungan Budong-Budong tetap menjadi salah satu prioritas nasional yang akan terus dipercepat penyelesaiannya.

“Pembebasan lahan tahap tiga sedang berproses. Secara regulasi, Pak Sekda merangkap sebagai ketua tim terpadu penanganan masalah sosial di lokasi bendungan. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pak Sekda dan Bapak Gubernur,” ujarnya.(Rls)

Exit mobile version