MAMUJU – Tim Pemantau Kinerja Pelayanan Publik Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat merampungkan rangkaian pemantauan langsung atau desk evaluasi kesiapan lokus Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri 2026.
Pada hari terakhir pemantauan, Selasa (24/2/2026), tim menyasar tujuh Unit Penyelenggara Pelayanan (OPP), yakni UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup, BPBD, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, UPT SMKN 1 Rangas, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas KominfoSS, serta UPT SMAN 1 Mamuju.
Kegiatan evaluasi ini sejalan dengan misi kelima Gubernur Suhardi Duka yang menekankan penguatan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, sekaligus peningkatan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.
Ketua Tim Pemantau yang juga Kabag Tatalaksana dan Pelayanan Publik Subuki menjelaskan, selama pemantauan tim melakukan verifikasi faktual dan peninjauan langsung kesesuaian data, terutama pada aspek kebijakan pelayanan.
“Selama proses pemantauan, kami melakukan verifikasi faktual dan meninjau langsung kesesuaian data, khususnya aspek kebijakan pelayanan yang meliputi Standar Pelayanan (SP), Kode Etik, dan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM),” kata Subuki.
Ia menambahkan, hari terakhir pemantauan juga dimanfaatkan untuk memastikan komitmen masing-masing OPP dalam memenuhi seluruh bukti dukung penilaian PEKPPP Mandiri 2026.
“Kami menyasar tujuh OPP hari ini untuk memastikan komitmen mereka dalam melengkapi evidence seluruh aspek penilaian pada PEKPPP mandiri tahun 2026,” ujarnya.
Dari hasil pantauan di tujuh lokasi tersebut, tim mencatat sejumlah catatan perbaikan yang perlu segera ditindaklanjuti, di antaranya penguatan profesionalisme sumber daya manusia serta percepatan penanganan pengaduan masyarakat.(*)
