Site iconSite icon Editorial9.com

Pemuda di Polman Diserang Remaja Bersajam, Kepala Bocor Dihantam Kayu

Korban dugaan pemukulan dan pelemparan kayu dievakuasi menggunakan kendaraan petugas Polsek Wonomulyo untuk mendapatkan perawatan medis, Minggu (11/1/2026) dini hari. (Dok. Polsek Wonomulyo)

POLMAN – Seorang pemuda di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menjadi korban dugaan pemukulan dan pelemparan kayu oleh sekelompok remaja tak dikenal. Peristiwa tersebut terjadi di Labbasang, Desa Tonrolima, Kecamatan Matakali, Minggu (11/1/2026) dini hari.

Korban diketahui bernama Haerul Anan (21), warga Desa Ujung Baru, Kecamatan Wonomulyo. Ia mengalami luka di bagian belakang kepala akibat terkena lemparan kayu saat melintas di Jalan Poros Polman–Majene sekitar pukul 01.30 WITA.

Kapolsek Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna, menjelaskan, kejadian bermula saat korban bersama seorang saksi pulang dari Kota Polewali menuju Wonomulyo dengan mengendarai sepeda motor.

“Di perjalanan, korban dan saksi melihat sekelompok pemuda berkumpul di tengah jalan. Salah satu di antaranya bahkan membawa senjata tajam berupa parang panjang,” ujar AKP Sandy.

Meski sempat melewati kelompok tersebut, sekitar 200 meter dari lokasi awal, korban tiba-tiba diserang. Sebuah kayu dilempar dari pinggir jalan dan mengenai kepala korban hingga terjatuh dan terpental ke pematang sawah.

Melihat kondisi tersebut, saksi langsung melanjutkan perjalanan untuk melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan warga, personel Polsek Wonomulyo bersama unsur Reskrim dan Resmob Polres Polewali Mandar langsung mendatangi lokasi kejadian. Di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan korban masih tergeletak dalam kondisi luka.

“Dari hasil olah TKP, kami mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya delapan unit sepeda motor yang diduga milik kelompok pelaku, satu sepeda motor milik korban, sepotong kayu berbentuk balok, serta dua pasang sandal jepit,” ungkap AKP Sandy.

Ia menegaskan, kepolisian tidak akan mentolerir aksi kekerasan yang membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya pengguna jalan.

“Kami serius menangani kasus ini. Saat ini tim masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku,” tegasnya.

Akibat kejadian tersebut, korban dilarikan ke RS Pratama untuk mendapatkan perawatan medis. Namun karena luka di bagian kepala cukup serius, korban direncanakan akan dirujuk ke RSUD H. Andi Depu Polewali untuk penanganan lanjutan.

Pihak kepolisian juga telah menyarankan keluarga korban agar segera membuat laporan resmi di Polres Polewali Mandar guna mempercepat proses penyelidikan dan penegakan hukum terhadap para pelaku.(*)

Exit mobile version