MAMUJU – Warga di sekitar Pantai Arteri, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bibir pantai, Minggu (21/12/2025) pagi. Korban diketahui bernama Ambo (62), seorang pemulung yang sehari-hari beraktivitas di wilayah Kota Mamuju.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan setempat yang sedang menebar jaring di pinggir pantai. Saksi mata terkejut saat melihat tubuh manusia tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa.
“Iya, awalnya dikira barang hanyut, tapi setelah didekati ternyata mayat,” ujar salah seorang warga di lokasi.
Fajar, kerabat korban yang ditemui di tempat kejadian perkara (TKP), membenarkan identitas korban. Ia menyebut kondisi jasad Ambo saat ditemukan cukup memprihatinkan.
“Ditemukan sudah meninggal dunia, mulutnya mengeluarkan busa,” kata Fajar kepada wartawan.
Berdasarkan keterangan keluarga, Ambo bukan warga asli Mamuju. Ia berasal dari Kota Parepare, Sulawesi Selatan, dan telah lama merantau ke Mamuju untuk mencari nafkah sebagai pemulung.
Selama di Mamuju, korban diketahui hidup sebatang kara dan kerap berpindah-pindah tempat tinggal. Ia juga disebut tidak memiliki sanak keluarga di daerah tersebut.
“Dia sering datang ke rumah saya. Pernah cerita kalau di Mamuju ini dia tidak punya keluarga sama sekali,” ungkap Fajar.
Sementara itu, pihak kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian. Jasad korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Mamuju untuk dilakukan pemeriksaan medis guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyebab meninggalnya korban.(*)
