Mamuju – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, melalui dinas kelautan dan perikanan menggelar sosialisasi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) budidaya air payau (tambak) di Mamuju, Jumat, 28/06/24.
Kegiatan yang diikuti oleh petani tambak ikan bandeng dan udang yang tersebar di wilayah Kabupaten Mamuju, menghadirkan sejumlah narasumber ahli dari berbagai bidang keilmuan.
Bupati Kabupaten Mamuju, Sutinah Suhardi, menyampaikan atensi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut.
“Pengembangan kompetensi petani air payau sangat baik, guna mendorong kemajuan usaha pada sektor perikanan,” ucap Sutinah.
“Terdapat sejumlah kecamatan yang cukup potensial dalam pengembangan usaha ini di antaranya Kecamatan Mamuju, Kalukku, Kecamatan Sampaga dan Papalang,” sambungnya.
Ia berharap dari pelaksanaan sosialisasi tersebut, semakin menambah pengetahuan para petani dan pelaku usaha untuk meningkatkan produktifitasnya.
“Sehingga pengelolaan tambak udang maupun bandeng yang selama ini hanya dilakukan secara konvensional dapat ditingkatkan dengan ilmu yang lebih modern dan sesuai dengan kondisi saat ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid SDM dinas kelautan dan perikanan Kabupaten Mamuju, Nurmila, menjelaskan, secara teknis agenda yang dilakukan tidak hanya sebatas pemberian materi pada peserta di ruang tertutup.
“Melainkan diawali dengan survey ke lapangan untuk menyinkronkan kondisi sesungguhnya terhadap usaha budidaya air payau di beberapa lokus yang telah ditentukan. Mulai dari Kecamatan Mamuju, Kalukku sampai di Kecamatan Papalang dan Sampaga,” jelasnya.
Ia berharap, dengan metode yang dilaksanakan itu, materi dan praktek lapangan oleh para peserta dapat sejalan.
“Sehingga ilmu yang disampaikan oleh para narasumber memang sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh para petani dan pelaku usaha,” tutupnya.
Untuk diketahui narasumber dari kegiatan tersebut, yakni Ronal Malingkas dari balai pelatihan dan penyuluhan kementrian kelautan dan perikanan Bitung, Muhammad Saenong, ahli akademisi UMI. Muhammad Yusuf S, dari Balai riset perikanan budidaya air payau dan penyuluhan perikanan Maros dan Kadis perikanan dan Kelautan Kabupaten Mamuju, Basit.(*)
