Site iconSite icon Editorial9.com

Pengganti Wagub Sulbar, SDK Ingin Tetap dari Polman

Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka memberikan keterangan kepada awak media usai rapat paripurna DPRD Sulbar di Mamuju, Kamis (2/4/2026). (Dok. Humas Pemprov Sulbar)

MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK) menginginkan figur pengganti Wakil Gubernur Sulbar almarhum Salim S. Mengga tetap berasal dari Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Hal itu disampaikan Suhardi usai rapat paripurna DPRD Sulbar terkait usulan pemberhentian Wakil Gubernur, Kamis (2/4/2026).

Menurut dia, asal daerah calon pengganti menjadi pertimbangan penting untuk menjaga keseimbangan representasi wilayah sekaligus meredam potensi kekecewaan masyarakat.

“Bagi saya, kalau ingin tetap orang Polman, Kalau saya, pandangan saya tetap orang Polman, supaya masyarakat Polman tidak marah,” ujar Suhardi.

Meski demikian, Suhardi menegaskan bahwa kewenangan pengusulan calon wakil gubernur tidak berada di tangan gubernur, melainkan sepenuhnya menjadi hak partai politik pengusung.

Ia menjelaskan, gubernur hanya berperan menyampaikan nama-nama calon yang telah diusulkan partai politik kepada DPRD Sulbar untuk diproses lebih lanjut.

“Saya tidak hanya punya hak untuk mengajukan calon wakil gubernur sebagai gubernur. Gubernur hanya menyampaikan saja ke DPRD dari partai politik pengusung,” katanya.

Adapun partai politik pengusung pasangan kepala daerah Sulbar yakni Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai NasDem. Ketiga partai tersebut nantinya akan menentukan dua nama calon untuk diajukan ke DPRD.

“Jadi kalau partai politik mengusung si A, si B atau si C, tidak bisa si C. Hanya A dan B saja yang diajukan,” ucap Suhardi.(Mp)

Exit mobile version