Sulbar – editorial9 – Hampir dua tahun terakhir, pandemi Covid19 telah melanda seluruh wilayah di Indonesia dan hingga kini tak kunjung surut.
Berdasarkan data terkini yang dirilis oleh tim Satgas Covid19, per tanggal 30 Juli 2021 yang dilansir dari situs https://covid19.go.id, tercatat sebanyak 41.168 kasus baru, sehingga dengan penambahan ini, total kasus Covid19 di Indonesia kini telah mencapai 3.372.374 orang.
Sementara itu, sebanyak 44.550 orang dilaporkan sembuh. Dengan penambahan ini, total kasus sembuh secara keseluruhan mencapai 2.730.720 orang.
Untuk jumlah pasien yang meninggal, tercatat sebanyak 1.759 orang, sehingga total kematian akibat virus korona sebanyak 92.311 orang.
Dalam rangka menekan laju penyebaran Covid19 berbagai upaya pun telah dilakukan oleh pemerintah, mulai kebijakan PPKM, sosialisasi dan edukasi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid19 hingga vaksinasi massal yang saat ini terus dilakukan.
Terkhusus vaksinasi, berdasarkan data tim Satgas Covid19, tercatat 20.146.421 orang telah menjalani vaksinasi kedua dan 46.805.993 orang yang sudah menjalani vaksinasi tahap pertama.
Terkait hal itu, program vaksinasi Covid19 yang saat ini tengah gencar dilakukan oleh pemerintah, merupakan hal yang sangat penting untuk disukseskan oleh seluruh elemen masyarakat.
“Intinya adalah, program vaksinasi ini kita harus dukung sebagaimana yang saat ini gencar dilakukan oleh pemerintah. Persoalan tujuan dan fungsinya kan telah dijelaskan oleh para pakar kesehatan,” ucap Sudirman, Pimpinan Wilayah GP Ansor Sulbar, via telepon, Sabtu, 31/07/21.
Secara kelembagaan pimpinan pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), juga telah menyampaikan bahwa program vaksinasi Covid19 yang saat ini digalakkan pemerintah, adalah sebagai upaya membentengi diri dari penyebaran virus.
“Kita divaksin ini, sebagai penguatan kekebalan tubuh kita, sehingga tidak mudah terjangkit wabah virus khususnya korona,” tambah Sudirman.
Meskipun vaksinasi telah dilakukan, Protokol Kesehatan (Prokes) Covid19 harus juga tetap senantiasa ditaati saat beraktivitas di luar rumah, karena hal itu juga merupakan pelindung bagi diri.
“Vaksin dan Prokes ibaratnya adalah sebuah tameng, yang dipergunakan untuk membentengi diri,” tutupnya.(Mp)
