MAMUJU – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Harsinah Suhardi, menyalurkan bantuan sosial kepada warga binaan Lapas Perempuan Kelas III Mamuju, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Minggu (21/12/2025).
Sebanyak 50 paket bantuan diserahkan dalam kegiatan bakti sosial yang digelar dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-97 tingkat Provinsi Sulbar. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai organisasi perempuan di Sulbar sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap perempuan, khususnya para ibu yang tengah menjalani masa pembinaan.
Selain memperingati Hari Ibu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan program Panca Daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga berjalan tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Harsinah Suhardi menegaskan bahwa Hari Ibu merupakan momentum bersejarah yang lahir dari perjuangan panjang perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak, kesetaraan, dan peran strategis dalam pembangunan bangsa.
“Hari Ibu adalah momentum penting untuk mengenang perjuangan perempuan Indonesia. Hari ini kami hadir di Lapas Perempuan Kelas III Mamuju sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada sesama perempuan,” ujar Harsinah.
Ia menekankan bahwa peran ibu sangat sentral, tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa sebagai pendidik pertama bagi generasi penerus.
“Di balik setiap kesuksesan, selalu ada doa dan pengorbanan seorang ibu. Dari tangan dan hati ibu, lahir generasi yang tangguh, berkarakter, dan berprestasi,” katanya.
Harsinah juga menegaskan bahwa kunjungan tersebut tidak semata bersifat seremonial, melainkan menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memberikan motivasi kepada para warga binaan.
“Kami berharap kunjungan ini dapat memberi semangat dan motivasi, serta memperkuat silaturahmi dengan ibu-ibu warga binaan,” ujarnya.
Ia menyampaikan keyakinannya bahwa setiap manusia memiliki hak untuk mendapatkan kesempatan kedua dalam menjalani kehidupan yang lebih baik. Oleh karena itu, lembaga pemasyarakatan diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan dan perbaikan diri.
“Kami percaya setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua. Semoga lapas ini menjadi tempat koreksi dan pembinaan menuju pribadi yang lebih baik,” tutur Harsinah.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Provinsi Sulbar bersama organisasi perempuan menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan dukungan moral dan kepedulian sosial kepada seluruh perempuan di Sulawesi Barat tanpa terkecuali.(*)
