MAMUJU — Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, menyampaikan pesan keras kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjaga profesionalisme yang dibarengi integritas dalam menjalankan tugas. Hal itu ia tegaskan usai melantik sejumlah pejabat fungsional lingkup Pemprov Sulbar, Jumat (28/11/2025).
Menurut Salim, penyegaran organisasi melalui mutasi dan pengisian jabatan fungsional dilakukan untuk memperkuat kualitas pelayanan publik. Ia menekankan bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup tanpa fondasi etika dan moral.
“Pelantikan ini bagian dari penyegaran organisasi. Kita ingin ASN yang lebih profesional, lebih mampu, dan berintegritas. Apa yang sudah baik, kita dorong untuk menjadi lebih baik,” ujar Salim di ruang kerjanya.
Ia menjelaskan, integritas merupakan unsur utama dalam memastikan pelayanan publik berjalan bersih, akuntabel, dan bebas kepentingan pribadi.
“Pelayanan berintegritas itu menjunjung kejujuran dan konsistensi. Kinerjanya harus profesional, sesuai aturan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” kata Salim.
Wagub juga menegaskan bahwa aparatur yang hanya mengandalkan kompetensi teknis tanpa integritas justru dapat membawa kerusakan dalam birokrasi.
“Profesional tanpa integritas itu bencana. ASN harus bekerja dengan hati yang jujur, tidak plin-plan, dan bertanggung jawab atas setiap keputusan,” tegasnya.
Salim meminta pejabat fungsional yang baru dilantik untuk mempersiapkan diri menjadi pelayan publik yang tulus dan disiplin. Menurutnya, profesi ASN melekat pada tanggung jawab untuk melayani dengan terhormat.
“Kuasi tugas, pahami tupoksi, dan jalankan sesuai aturan. Ingat, ASN itu melayani. Dan melayani adalah pekerjaan terhormat. Jaga profesionalisme, dan tetap berintegritas,” pungkasnya.(*)
