Site iconSite icon Editorial9.com

Petani Milenial Polman Dilantik, Siap Pacu Pertanian Modern Era Gen Z

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan (Disbuntarnak) Polewali Mandar, Mohammad Jumadil, memberikan sambutan sekaligus dukungan terhadap transformasi pertanian modern pada acara Pelantikan dan Seminar Nasional Petani Milenial Kabupaten Polman di Ruang Pola Kantor Bupati Polman, Senin (8/6/2026). Dok. Humas Kominfo Polman.

POLMAN – editorial9.com – Pengurus Petani Milenial Kabupaten Polewali Mandar (Polman) resmi dilantik dalam rangkaian Pelantikan dan Seminar Nasional Petani Milenial di Ruang Pola Kantor Bupati Polman, Senin (8/6/2026). Organisasi yang mewadahi generasi muda di sektor pertanian itu diharapkan menjadi motor penggerak transformasi pertanian modern berbasis teknologi.

Ketua Petani Milenial Polman, Sadaria, menegaskan kepengurusan yang baru dilantik berkomitmen menghadirkan perubahan nyata bagi sektor pertanian melalui berbagai program yang menyasar peningkatan kapasitas petani muda.

“Saya menerima tanggung jawab ini karena rasa peduli dan cinta saya kepada pertanian. Kami berkomitmen untuk bekerja keras, namun kami juga sangat memohon dukungan serta kolaborasi dari pemerintah daerah agar seluruh program kerja Petani Milenial dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak nyata,” kata Sadaria dalam sambutannya.

Dukungan terhadap gerakan petani muda itu juga disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan (Disbuntarnak) Polman, Mohammad Jumadil. Ia menilai transformasi pertanian tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara konvensional, melainkan harus didorong dengan pemanfaatan teknologi modern.

“Mari kita ubah pola pikir kita, berpikir maju ke depan dengan memanfaatkan teknologi pertanian modern agar produktivitas semakin meningkat. Dinas akan terus mendukung upaya ini, bahkan kita akan membentuk brigade khusus untuk menyediakan sarana dan prasarana pertanian modern demi mendukung transformasi ini,” ujar Jumadil.

Sementara itu, Bupati Polman yang diwakili Asisten III Setda Polman, I Nengah, mengapresiasi lahirnya organisasi Petani Milenial sebagai bagian dari upaya regenerasi petani di daerah.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi kunci keberlanjutan sektor pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan di masa depan.

“Kehadiran petani milenial diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi regenerasi pertanian, khususnya di Polman. Mari kita bangun sektor pertanian di Polman yang lebih baik dengan menjalin kerja sama yang solid dengan semua pihak,” kata I Nengah.

Melalui pelantikan dan seminar nasional tersebut, para petani muda diharapkan semakin terbuka terhadap inovasi dan digitalisasi pertanian. Dengan begitu, sektor pertanian tidak lagi dipandang sebagai pekerjaan tradisional, tetapi menjadi bidang usaha modern yang menjanjikan bagi generasi muda, khususnya Generasi Z.(*)

Exit mobile version