Site iconSite icon Editorial9.com

Pilgub Sulbar 2024, Gerindra-PDI-P “Mesra” (?)

Foto bersama jajaran pengurus DPD PDI-P dan pengurus DPD Partai Gerindra Sulbar, Kamis,26/08/21.

Sulbar – editorial9 – Wacana Pilgub Sulawesi Barat tahun 2024 mendatang kembali mengemuka, setelah jajaran pengurus DPD Partai Gerindra Sulbar, bertandang ke Kantor DPD PDI-P Sulbar, di Mamuju, Kamis, 26/08/21.

Kehadiran rombongan pengurus DPD Partai Gerindra yang dipimpin langsung Sekretarisnya, Isra Daming Pramulya, diterima langsung oleh Sekretaris DPD PDI-P Sulbar, Charles Weiseman, beserta jajaran pengurusnya.

Menurut Isra Daming Pramulya, dengan kesamaan cara pandang yang telah lama menemui titik temu dan hampir sejalan, bukan tidak mungkin bahkan akan sangat mudah bagi Gerindra dan PDI-P untuk bersama-sama membangun kekuatan di Sullbar.

“Walaupun masih sangat jauh bicara Pilkada, tapi saya bilang semua menjadi lebih mungkin, karena itu tadi dibangun kembali kesesamaan pikiran, kemistri yang semakin dekat,” ucap Isra.

Selain itu ,kata Isra agenda kunjungan ke kantor DPD PDI-P tersebut, merupakan inisiatif sendiri dari jajaran pengurus DPD Partai Gerindra Sulbar sendiri.

“Kita membaca situasi nasional, bahwa ini ya niatnya sama-sama baik,” katanya.

Lebih lanjut, mantan Sekjend PB.PMII itu membeberkan, bahwa yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut, yaitu issu faktual di lokal Sulbar hingga tingkat nasional.

“Menyambung silatrahim,” pungkas Isra.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDI-P Sulbar, Charles Weiseman, menambahkan selain mempererat silaturahmi, yang menjadi titik fokus perhatian dalam pertemuannya dengan pengurus Parpol besutan Prabowo Subianto itu adalah, terkait masalah penanganan Covid19 dan pemulihan dampak bencana gempa bumi 15 Januari 2021 lalu.

“Nah, kita minta lebih baik dua aspek-aspek itu yang lebih diseriusi oleh pemerintah di Sulbar, daripada kita menghabiskan energi untuk hal-hal yang tidak produktif,” terang Charles.

Terkait potensi koalisi PDI-P dan Gerindra di Pilgub Sulbar tahun 2024 mendatang, menurut Charles hal tersebut bisa saja terjadi dalam perpolitikan.

“Tapi kita belum bahas maslah itu (Pilgub 2024), karena kita memang diminta dari pusat untuk fokus masalah itu, penanganan covid dan kita tambah disini penanganan pasca gempa itu,” tutupnya.(Mp)

Exit mobile version