Site iconSite icon Editorial9.com

PLTU Mamuju 50 MW Jadi Andalan, ESDM Sulbar Bahas Pasokan Listrik dan Batubara Lokal

MAMUJU – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan manajemen PT Rekindaya Mamuju untuk membahas penguatan pasokan listrik dan pemanfaatan potensi sumber daya lokal, Selasa (31/3/2026).

Kunjungan yang dipimpin pimpinan PT Rekindaya Mamuju, Suherman, diterima langsung Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan, di ruang kerjanya. Pertemuan tersebut menyoroti operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mamuju berkapasitas 50 megawatt (MW) sebagai penopang utama kebutuhan listrik di wilayah Sulawesi Barat.

Bujaeramy menegaskan, keberadaan PLTU Mamuju memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan listrik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“PLTU Mamuju 50 MW merupakan aset penting bagi Sulawesi Barat. Kami terus mendorong agar operasionalnya berjalan optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain membahas operasional pembangkit, pertemuan tersebut juga mengangkat potensi pemanfaatan batubara lokal dari Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju. Pemanfaatan sumber daya ini dinilai dapat menjadi solusi untuk mendukung kebutuhan bahan bakar PLTU sekaligus mendorong kemandirian energi daerah.

Menurut Bujaeramy, langkah tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, untuk mengoptimalkan potensi lokal serta meningkatkan investasi di daerah.

“Jika potensi batubara lokal ini dapat dimanfaatkan, maka tidak hanya menjamin pasokan bahan bakar, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Dalam pertemuan itu, turut dibahas peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pemanfaatan air permukaan yang digunakan dalam operasional PLTU. Pengelolaan yang tepat dinilai dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kas daerah.

Bujaeramy didampingi Kepala Bidang Mineral dan Batubara (Minerba), Ilham, serta jajaran Bidang Ketenagalistrikan ESDM Sulbar.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan PT Rekindaya Mamuju dalam mewujudkan ketahanan energi, optimalisasi sumber daya lokal, serta peningkatan pendapatan daerah secara berkelanjutan.(*)

Exit mobile version