Site iconSite icon Editorial9.com

Polisi Beberkan Kronologis Penemuan Bayi di Bumimulyo, Polman

Petugas kepolisian saat mengamankan lokasi penemuan jasad bayi yang mengapung di saluran irigasi Desa Bumimulyo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman.(Dok Humas Polsek Wonomulyo)

POLMAN – Warga Desa Bumimulyo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), digegerkan dengan penemuan mayat bayi perempuan yang mengapung di saluran irigasi persawahan. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (7/8/2025) sekitar pukul 10.30 WITA.

Kapolsek Wonomulyo, AKP Sandy Indrajaty Wiguna, membenarkan adanya penemuan tersebut. Pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga.

“Benar, telah ditemukan mayat bayi oleh warga. Kami langsung ke TKP dan melakukan olah tempat kejadian,” ucap AKP Sandy.

Menurut keterangan saksi bernama Sulaji, sekitar pukul 10.00 WITA ia sedang memeriksa ternak bebek miliknya di saluran irigasi ketika melihat benda mencurigakan terbawa arus. Setelah didekati, ternyata itu adalah jasad seorang bayi.

“Saya panggil Pak Sugianto yang kebetulan ada di dekat situ untuk bantu mengangkat bayi itu. Lalu kami laporkan ke kepala dusun,” jelas Sulaji.

Petugas medis dari Puskesmas Kebunsari yang melakukan visum terhadap jasad bayi menyampaikan beberapa temuan penting. Menurut dr. Meilinda Aji Syaputri dan dr. Radina, bayi tersebut masih memiliki tali pusar yang menempel di perut. Selain itu, terdapat bekas benturan di bagian kepala, diduga akibat terbawa arus.

“Saat dilakukan pembersihan, darah masih keluar dari hidung. Dugaan sementara, bayi ini masih hidup saat dibuang ke saluran air,” ujar dr. Meilinda.

Untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut, jenazah bayi telah dirujuk ke RSUD Andi Depu Polewali.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dan berupaya mengungkap pelaku yang tega membuang bayi tak berdosa tersebut.(*)

Exit mobile version