MAMUJU – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat membuka Pos Pelayanan Kesehatan Balita “Maju Sejahtera” di halaman Kantor DKPPKB Sulbar, Jumat (13/3/2026). Layanan ini dihadirkan untuk memudahkan aparatur sipil negara (ASN) mengakses pelayanan kesehatan bagi anak balita secara lebih dekat.
Pos pelayanan tersebut menjadi inovasi layanan kesehatan yang biasanya hanya tersedia melalui Posyandu di tingkat desa dan kelurahan. Dengan menghadirkan layanan di lingkungan kantor pemerintah, ASN yang memiliki anak balita kini dapat memantau tumbuh kembang anak tanpa harus menunggu jadwal Posyandu di wilayah tempat tinggalnya.
Pada kegiatan perdana ini, sebanyak 11 balita tercatat mengikuti pelayanan. Sejumlah layanan diberikan kepada anak-anak tersebut, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan hingga skrining tumbuh kembang sebagai bagian dari deteksi dini potensi masalah kesehatan pada balita.
Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, mengatakan layanan ini dihadirkan untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk ASN yang memiliki anak balita.
“Pelayanan ini menjadi salah satu upaya untuk memudahkan ASN dalam mengakses layanan kesehatan balita yang selama ini tersedia di Posyandu. Dengan pelayanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau, kita berharap pemantauan tumbuh kembang anak dapat dilakukan secara rutin,” ujar Nursyamsi.
Ia menjelaskan, pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini sangat penting untuk memastikan anak tumbuh sehat serta terhindar dari berbagai risiko gangguan kesehatan maupun masalah gizi.
Selain itu, program tersebut juga menjadi bagian dari dukungan pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini di Sulawesi Barat. Langkah ini sejalan dengan visi Sulbar Maju dan Sejahtera yang digagas Gubernur Sulbar Suhardi Duka.
Program Pos Pelayanan Balita “Maju Sejahtera” juga menjadi salah satu implementasi Panca Daya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, khususnya dalam mendorong terwujudnya sumber daya manusia unggul dan berkarakter melalui penguatan layanan kesehatan bagi anak sejak usia dini.(*)
