Sulbar – editorial9 – PJ Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif Fakrulloh, meminta para Kepala Dinas (Kadis), yang menjadi penanggungjwab atas masalah stunting, kemiskinan, pernikahan dini, anak putus sekolah dan inflasi untuk melakukan intervensi sampai ketingkat desa.
Hal itu disampaikan, saat memimpin apel bersama jajaran OPD, Kepala Sekolah dan Guru di lingkup Pemprov Sulbar secara virtual, Senin,03/07/23.
“Tolong para Kepala Dinas tahap instalasi segera dilakukan, tolong teman-teman turun ke Desa ajak kepala bidang ajak Puskesmas segera implemantasikan kerja,” ucap Zudan.
Menurutnya, yang terpenting dilakukan adalah menyamakan frekuensi yang sama agar penyelesaian masalah segera diselesaikan.
“Seluruh perangkat juga diharap dapat membuka layanan laporan terkait permasalahan yang dihadapi agar mempermudah masyarakat mendapatkan akses,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pada seluruh peserta apel khususnya bagi Kepala Sekolah dan Guru untuk selalu mengedepankan karya.
“Tolong disampaikan kepada seluruh murid di SMA, SMK dan SLB untuk terus mengedepankan karya,” ujarnya.
“Tentu, karya ini sangat multidimensi bisa karya budaya,seni olahraga, karya ilmiah ini yang terus kita dorong sehingga bisa melahirkan prestasi,” sambungnya.
Prestasi kata Zudan, dapat dilihat ketika kita mampu menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi dalam proses belajar menyelesaikan pendidikan.
“Ada dua yang perlu di cermati. Pertama , yaitu karya lebih utama dari gaya, sehingga ia mengajak bagaimana siswa melahirkan karya dan kedua prestasi lebih utama daripada gengsi.
Kemudian menurut Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) itu dalam setiap bekerja dibutuhkan pengakuan atau legitimasi publik dan komunikasi yang baik.
“Maka karya dan prestasi bisa menjadi salah satu legitimasi publik kita, institusi akan mendapatkan bila mampu memberikan program berdampak ke masyarakat,” tutupnya.(*)
