Sulbar – PJ Gubernur Sulbar, ditunjuk pemerintah pusat sebagai Ketua delegasi RI dalam pertemuan forum Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Philippines East Asean Growth Area (BIMP-EAGA).
Diketahui, agenda tersebut, berlangsung berlangsung dari 23-26 Oktober 2023.
Dalam kesempatan itu, Prof Zudan, mendorong kerjasama dan menyampaikan kesiapan Tanjung Silopo yang ada di di Polman, Sulbar, untuk membuka pelayaran langsung ke Pelabuhan Lahad Datu, Sabah, Malaysia.
“Juga bagaimana produk coklat yang ada di Polman pada khususnya dan di seluruh Sulbar pada umumnya bisa kita kembangkan. Dan respon dari audiensi bagus sekali, mereka sangat tertarik untuk itu,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa sejumlah pihak dari negara lain yang tergabung dalam BIMP-EAGA tertarik berkunjung ke Sulbar dan melihat produk-produk yang ditampilkan dalam pameran.
“Mudah-mudahan sekaligus ada lagi yang mengundang kita dalam pameran di Uzbekistan bulan November mendatang,” harapnya.
“Sehingga, semuanya yang akan kita bicarakan sesampainya di Sulbar. Semoga capaian yang kita lakukan ini selalu untuk kepentingan masyarakat,” sambungnya.
Prof Zudan, juga menyampaikan sejumlah gagasan, ide dan perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan kedepannya. Bahkan, keinginan Indonesia dalam mengembangkan digital transformasi, blue and green ekonomi, serta koridor ekonomi yang perlu dibangun, dari Kalimantan, Sulawesi, Maluku sampai dengan Papua.
“Dan kita juga menyampaikan beberapa permintaan kepada ADB, agar bisa memberikan bantuan teknis atau teknikal asisten, kemudian berbagai pelatihan yang terkait kita membangun transformasi digital, kemudian pengembangan SDM, termasuk bagaimana penguatan pelayanan publik di 18 provinsi yang ikut dalam forum ini,” tutupnya.
Sementara itu, di kesempatan yang sama Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar (AIM), yang ikut dalam forum itu mengaku, sangat bersyukur dengan respon positif dari peserta BIMP-EAGA terhadap usulan-usulan PJ Gubernur Sulbar.
“Kita sangat bersyukur karena forum ini selesai dengan baik dan banyak usulan-usulan yang disampaikan Pj Gubernur Sulbar, bagaimana Tanjung Silopo bisa berjalan dengan cepat dan konektivitas antar Tanjung Silopo dengan Lahad Datu, Sabah, Malaysia, bisa cepat terlaksana,” ujar AIM.(*)
