MAMUJU — Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Sulawesi Barat mulai bergerak dengan dimulainya tahap awal berupa perataan lahan sebagai bagian dari persiapan pembangunan fisik fasilitas pendidikan tersebut.
Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Sulbar dengan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Kementerian Pekerjaan Umum di Mamuju, Senin (9/3/2026).
Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinsos P3A dan PMD Sulbar Darmawati didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Andi Muhammad Yasin. Diskusi berlangsung konstruktif dengan fokus pada percepatan pembangunan Sekolah Rakyat yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu.
Kepala Dinsos P3A dan PMD Sulbar Darmawati mengatakan, pemerintah daerah mendukung penuh percepatan pembangunan Sekolah Rakyat karena program tersebut dinilai memiliki dampak besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Program ini sangat penting untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Darmawati.
Ia menjelaskan, saat ini progres pembangunan sudah memasuki tahap awal berupa perataan lahan sebelum dilanjutkan ke tahapan pembangunan fisik berikutnya.
“Proses pembangunan sudah sampai pada tahap perataan lahan. Kami berharap tahapan ini berjalan lancar sehingga pembangunan selanjutnya dapat segera dilaksanakan,” ujarnya.
Menurut Darmawati, pembangunan Sekolah Rakyat juga sejalan dengan misi Gubernur Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter di Sulawesi Barat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Andi Muhammad Yasin menilai kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.
“Sekolah Rakyat diharapkan menjadi sarana penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat kurang mampu. Dengan pendidikan yang lebih baik, kita berharap dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Andi.
Melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat diharapkan berjalan sesuai rencana dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat.(*)
