Mamuju – editorial9 – Rapat dengar pendapat (RDP) tentang pelaksanaan Pilkades serentak, di Kantor DPRD Mamuju, yang dipimpin langsung Ketua DPRD, Azwar Anshari Habsi, berakhir ricuh, Rabu,13/01/21.
Kericuhan itu bermula, saat para anggota DPRD Mamuju yang hadir dalam rapat tersebut, tersinggung dengan pernyataan yang dilontarkan oleh salah satu legislator lainnya, dari Fraksi Hanura, Mervie Parasan.
Mervie Parasan, dalam RDP tentang Pilkades tersebut, menyebut- nyebut nama Bupati Mamuju terpilih di Pilkada 09 Desember 2020 lalu, Sutinah Suhardi.
“Tau ndak, ini barang kenapa mau ditunda-tunda, karena dipikir ini Sutinah sudah mau dilantik bulan dua,” ucap Marvie Parasan.
Pernyataannya itu, sempat mendapat tanggapan dari anggota DPR lainnya Masram Jaya, akan tetapi Marvie, meminta agar pembicaraannya tidak dipotong.
“Jadi begini, ini perasaan ku karena pak Habsi habis bulan Dua, Tanggal 17, jadi kalau dikasih cepat nanti Ibu Sutinah, tidak bisa setting-setting ini, untuk menjadi kepala daerah. Saya juga pernah calon bupati dan pikiranku juga begitu, memang jujur saja,” ungkapnya.
Marvie Parasan, juga menyebutkan bahwa di Pilkada Mamuju 09 Desember 2020 lalu, Sutinah Suhardi sebagai calon terpilih, telah mengeluarkan pendanaan yang banyak.
“Artinya kita jujur – jujur saja, artinya begini sebenarnya kalau kami posisi yang dalam kalah begini, kalau kamu yang menang jangan bersikap tidak adil, perlakukan lah kita baik-baik. Tapi disini ndak ada, ooh ndak ada itu, potong kepala ku kalau saya tidak melawan,” sebutnya.
“Biar sendiri ku lawan ki semua,” sambungnya.
Pernyataan yang dilontarkan Marvie itu pun kemudian memancing jajaran Anggota DPRD lainnya seperti Mahyuddin, Masram jaya naik pitam, sehingga kondisi forum RDP menjadi tidak kondusif dan ricuh, karena para peserta rapat dalam hal ini internal anggota Legislatif hampir terjadi adu jotos dan berujung pada pelemparan botol air mineral ke Marvie, oleh Masram Jaya.
Bahkan dalam kericuhan itu, Anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN), Masram Jaya, mempertanyakan, mengapa dalam rapat RDP yang membahas masalah Pilkades serentak itu, Marvie Parasan menyinggung nama orang lain.
“Kenapa singgung orang lain, kenapa singgung orang lain, tidak ada singgung orang lain. Soal Pilkada, tidak ada yang singgung Pilkada, siapa yang singgung Pilkada, kamu, kamu yang Baperan,” Tutur Masram, sembari menunjuk ke arah Mervie Parasan.
Untuk diketahui, dalam RDP yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD itu, turut pula dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Mamuju, Syamsuddin Hatta, Andi Dodi, serta para OPD terkait di lingkup Pemkab Mamuju. (Anto/MP)
