POLMAN – Tim Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat bersama Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI dan Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) melakukan visitasi lapangan perizinan berusaha layanan dialisis di RSUD Andi Depu Polewali Mandar, Kamis (18/9/2025). Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud.
Visitasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan layanan kesehatan di Sulbar, khususnya dialisis, dapat berjalan sesuai standar. Hal ini sejalan dengan harapan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur Salim S Mengga agar fasilitas kesehatan mampu memberikan layanan yang aman, bermutu, dan berkesinambungan bagi masyarakat.
Direktur RSUD Andi Depu, dr. Anita, menegaskan pihaknya siap melayani pasien gagal ginjal maupun gangguan fungsi ginjal. Dengan luas wilayah 2.074 km² dan jumlah penduduk sekitar 495 ribu jiwa atau 33 persen dari total penduduk Sulbar Polewali Mandar dinilai sangat membutuhkan layanan kesehatan rujukan yang memadai.
“RSUD Andi Depu sebagai jejaring Pengampuan Layanan Prioritas KJSU KIA terus mengembangkan pelayanan, termasuk layanan dialisis. Hal ini menjadi kebutuhan mendesak melihat tren kasus yang terus meningkat,” ungkap dr. Anita.
Visitasi ini merupakan tindak lanjut dari verifikasi awal yang telah dilakukan pada Februari 2025. Kehadiran tim pusat, provinsi, dan organisasi profesi kesehatan diharapkan dapat memperkuat sinergi sekaligus memperluas akses layanan spesialistik di Sulawesi Barat.(*)
