Site iconSite icon Editorial9.com

Samsat Keliling Raup Rp14 Juta Sehari, PAD Sulbar Melesat

Petugas UPTD Pelayanan Pajak Mamuju melayani warga dalam kegiatan Samsat Keliling di halaman Kantor Camat Sampaga, Rabu (4/3/2026). Layanan jemput bola ini memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor tahunan sekaligus mendukung akselerasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2026. (Dok. Humas Pemprov Sulbar)

MAMUJU – Upaya percepatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulawesi Barat terus digencarkan Bapenda Sulbar melalui inovasi layanan jemput bola. Melalui UPTD Pelayanan Pajak Mamuju, layanan Samsat Keliling (Samkel) yang digelar di halaman Kantor Camat Sampaga, Rabu (4/3/2026), berhasil membukukan penerimaan Rp14.042.300 ke kas daerah.

Kegiatan rutin setiap Rabu ini memudahkan masyarakat Kecamatan Sampaga dan sekitarnya melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan tanpa harus datang ke kantor Samsat induk.

Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menjelaskan layanan keliling menjadi strategi konkret untuk mendorong kepatuhan wajib pajak sekaligus memaksimalkan penerimaan daerah.

“Layanan Samsat Keliling ini tidak hanya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendorong kepatuhan wajib pajak. Kita ingin masyarakat mudah membayar, sementara daerah memperoleh pendapatan secara maksimal dan akuntabel,” ujarnya.

Dalam layanan kali ini, 27 wajib pajak terlayani, terdiri dari 23 kendaraan roda dua dan 4 kendaraan roda empat. Mayoritas transaksi dilakukan secara non-tunai melalui QRIS, menunjukkan meningkatnya literasi digital sekaligus mendukung transparansi penerimaan daerah.

Abdul Wahab menambahkan, pola pelayanan jemput bola akan terus diperluas, terutama di wilayah dengan potensi kendaraan bermotor besar namun akses ke kantor Samsat terbatas.

Dengan capaian Rp14,04 juta dalam sehari, Bapenda Sulbar optimistis tren positif ini akan berlanjut, berkontribusi signifikan terhadap target PAD 2026, dan memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, profesional, dan berorientasi pelayanan publik.(*)

Exit mobile version