MAMUJU, editorial9.com – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) mengingatkan Pemerintah Kabupaten Mamuju untuk tidak mengabaikan kebersihan dan penataan kota. Menurutnya, sebagai ibu kota provinsi, wajah Sulawesi Barat tercermin dari kondisi Mamuju.
Dalam acara ramah tamah Hari Jadi Mamuju ke-486 di Ruang Pola Kantor Bupati Mamuju, Selasa, 14 Juli 2026, SDK menegaskan Mamuju memegang peran strategis sebagai barometer pembangunan Sulawesi Barat. Karena itu, ia meminta pemerintah daerah terus menjaga kebersihan dan memperbaiki tata kota.
“Mamuju itu barometer, jadi Mamuju ini saya pesan kepada bupati supaya tata kotanya, kebersihannya dijaga dengan baik. Karena mukanya Sulawesi Barat ada di Mamuju,” kata SDK.
Selain menyoroti penataan kota, SDK mengapresiasi capaian pembangunan Kabupaten Mamuju dalam beberapa tahun terakhir. Ia menilai berbagai indikator menunjukkan tren positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, hingga tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
“Saya melihat perkembangannya semakin baik, pertumbuhan ekonominya, penurunan angka kemiskinannya. Kemudian juga pengolahan keuangannya WTP terus dan tata kelolanya juga semakin baik. Olehnya itu, kita lihat Mamuju ke depan akan semakin bisa bersaing,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyatakan dukungan terhadap usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) yang diajukan Kabupaten Mamuju. Menurutnya, usulan tersebut telah memperoleh dukungan dari Komisi II DPR RI dan kini menunggu keputusan pemerintah pusat.
“Dan sekarang ini mereka mengajukan untuk menjadi daerah otonomi baru dan saya kira kami dukung semua dan Komisi II DPR RI telah memberikan dukungan, tinggal bagaimana nanti keputusannya di Jakarta. Kita tunggu,” pungkasnya.
Rangkaian ramah tamah Hari Jadi Mamuju ke-486 turut dimeriahkan pertunjukan seni yang dibawakan sanggar dari organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Mamuju. Penampilan itu memadukan humor, budaya lokal, musik, dan tarian rakyat.
Melalui pertunjukan tersebut, para penampil menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Suhardi Duka yang dinilai terus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa, termasuk memperluas akses internet untuk mendukung pendidikan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Apresiasi juga diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Program Mamuju Keren yang memprioritaskan sektor pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pertunjukan ditutup dengan pesan tentang pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, agar pembangunan tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga melahirkan generasi yang berilmu, berkarakter, sehat, serta mampu membawa Mamuju dan Sulawesi Barat menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera.(*)
