MAMUJU, editorial9.com – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) mengungkap alasan upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini dipindahkan dari Anjungan Pantai Manakarra ke Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju.
SDK mengecek langsung persiapan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Ahmad Kirang, Minggu (9/8/2026). Dalam kunjungannya, ia meninjau kondisi lapangan sekaligus menyaksikan latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
SDK mengatakan persiapan pelaksanaan upacara pada 17 Agustus 2026 telah mencapai sekitar 80 persen. Ia memastikan berbagai kebutuhan untuk pelaksanaan upacara terus dimatangkan.
“Kita lihat kesiapan pelaksanaan hari kemerdekaan, ini penting karena ini momentum untuk kita menanamkan rasa patriotisme kita. Momentum untuk memberikan penghargaan dan penghormatan kepada para pahlawan,” kata Suhardi Duka.
Tahun ini, upacara detik-detik Proklamasi tidak lagi digelar di Anjungan Pantai Manakarra seperti tahun sebelumnya. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memilih Lapangan Ahmad Kirang sebagai lokasi pelaksanaan.
Menurut SDK, pemindahan lokasi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan efisiensi. Lapangan Ahmad Kirang dinilai memiliki bangunan dan lapangan yang memadai sehingga panitia hanya perlu melakukan sejumlah penyesuaian.
“Dan tempat kita menyesuaikan karena memang tempat ini kita pinjam. Kalau tahun kemarin kita di Anjungan Pantai Manakarra. Tahun ini kita di sini, kenapa? Karena ini lebih efisien, ada ada bangunan dan lapangannya bagus, tinggal kita menyesuaikan,” ujarnya.
Selain mengecek kesiapan lokasi, SDK juga menyaksikan latihan Paskibraka yang akan bertugas dalam upacara 17 Agustus. Latihan tersebut, menjadi bagian dari persiapan untuk memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan tertib dan khidmat.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan, seluruh persiapan dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan upacara. Upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI akan digelar pada 17 Agustus 2026 di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju.(Rls)
