Site iconSite icon Editorial9.com

Sekda Polman Minta PMII Tetap Kritis ke Pemerintah

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Nursaid saat menyampaikan sambutan dalam pelantikan Pengurus Cabang (PC) PMII Polman yang dirangkaikan dengan Pelatihan Kader Dasar (PKD), Rabu (12/8/2026). Dalam sambutannya, Nursaid meminta kader PMII tetap kritis terhadap pemerintah dan fokus melahirkan kader berkualitas. Dok. editorial9.com

POLMAN, editorial9.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Polewali Mandar (Polman), Nursaid, meminta kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tetap kritis terhadap pemerintah. Ia menegaskan, kader PMII harus berani menyampaikan kritik jika menemukan kebijakan pemerintah daerah yang dinilai keliru.

Pesan itu disampaikan Nursaid saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang (PC) PMII Polman yang dirangkaikan dengan Pelatihan Kader Dasar (PKD), di Ruang Pola Kantor Bupati Polman, Rabu, 12/08/26.

Nursaid yang juga menjabat sebagai Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Polman mengatakan, posisi dirinya sebagai bagian dari pemerintah tidak boleh menghalangi kader PMII, dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Kalau Pemkab melakukan kesalahan, berikan kritik. Saya siap mempertanggungjawabkan,” kata Nursaid.

Ia menilai, PMII memiliki peran penting dalam mengawal pemerintahan sekaligus membentuk kader yang memiliki kemampuan intelektual dan kepemimpinan.

Nursaid meminta pengurus PC PMII Polman, tidak menjadikan jumlah kader sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan organisasi. Menurutnya, kualitas kader harus menjadi perhatian utama dalam setiap proses pengkaderan.

“Pengurus cabang harus fokus melahirkan kaderisasi yang berkualitas. Bukan semata-mata kuantitas,” ujarnya.

Nursaid juga mengingatkan pengurus baru bahwa masa kepengurusan selama satu tahun merupakan waktu yang relatif singkat. Karena itu, ia meminta seluruh pengurus menjalankan amanah dengan serius dan menjaga nama baik organisasi.

“Satu tahun itu waktu yang singkat. Jaga nama baik organisasi. Lakukan tugasmu dengan baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Nursaid turut mengenang perjalanan panjangnya bersama PMII. Ia mengaku telah mengikuti berbagai kegiatan pengkaderan sejak 1990-an dan pernah ikut memperkenalkan PMII di Universitas Hasanuddin (Unhas) pada 1994.

Menurutnya, kedekatan dengan PMII tetap terjaga meski dirinya kini menduduki jabatan sebagai Sekda Polman. Ia bahkan menilai tugas sebagai Mabincab memiliki tantangan tersendiri, karena harus berjalan bersama pengurus cabang, dalam membangun organisasi.

Nursaid berharap PC PMII Polman, mampu memperkuat kaderisasi untuk menjawab berbagai persoalan generasi muda, termasuk pengangguran intelektual.(Mp)

Exit mobile version