MAMUJU – Suasana menegangkan mewarnai peringatan HUT ke-8 Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mamuju, Kamis (30/10/2025). Dalam rangkaian acara tersebut, pasukan Lanal Mamuju menampilkan simulasi pembebasan sandera yang berlangsung dramatis di Markas Komando (Mako) Lanal Mamuju.
Aksi simulasi itu menggambarkan situasi ketika sekelompok teroris bersenjata menyerang dan menyandera Komandan Lanal Mamuju. Dengan sigap, pasukan khusus TNI AL bergerak cepat menuju lokasi, menyusun strategi, lalu melancarkan serangan untuk melumpuhkan para pelaku dan menyelamatkan sandera.
Latihan ini merupakan bagian dari kegiatan Visit Board Search and Seizure (VBSS) yang rutin dilaksanakan untuk mengasah kemampuan, ketangkasan, dan kesiapsiagaan prajurit Lanal Mamuju dalam menghadapi potensi ancaman di laut maupun darat.
Komandan Lanal Mamuju, Letkol Laut (P) Chusnul Hidayat, S.H., M.Tr. Hanla, menjelaskan bahwa simulasi tersebut bertujuan meningkatkan profesionalitas serta kesiapan operasional prajurit dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Laut.
“Latihan ini melatih kemampuan pasukan kami dalam menghadapi situasi krisis, termasuk penyanderaan dan penegakan hukum di laut. Selain itu, juga menjadi bentuk kesiapsiagaan menjaga keamanan di wilayah Sulawesi Barat,” ujar Letkol Chusnul.
Ia berharap, dengan latihan semacam ini, seluruh unsur Lanal Mamuju semakin terlatih dan siap menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam menciptakan stabilitas keamanan maritim di wilayah kerja mereka.(*)
