Site iconSite icon Editorial9.com

SOSIALISASI PEMBANGUNAN SALURAN IRIGASI SEKUNDER BENDUNG LAKEJO, BENTUK NYATA PERHATIAN GUBERNUR PADA PETANI.

Dakka, 20 Mei 2025 – Pemerintah Desa Dakka, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, menggelar rapat sosialisasi perencanaan pembangunan saluran irigasi sekunder untuk daerah irigasi Bendung Lakejo, Selasa pagi (20/5), bertempat di aula kantor desa.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 Wita ini merupakan langkah awal dalam pelaksanaan pembangunan saluran irigasi sepanjang 500 meter yang masih berupa saluran tanah. Proyek ini akan dibiayai melalui Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Barat, Bidang Sumber Daya Air (PSDA), dengan waktu pelaksanaan direncanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2025.

Tujuan utama dari pembangunan saluran ini adalah untuk memaksimalkan pelayanan air kepada para petani di daerah irigasi Bendung Lakejo. Dengan perbaikan saluran ini, diharapkan air dapat dialirkan lebih efisien dan merata, sehingga produktivitas pertanian meningkat dan dapat mendorong terwujudnya swasembada pangan.

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting dan pemangku kepentingan, antara lain Kepala Desa Dakka Abdullah Syarifuddin, Juru Lakejo Jasman, Juru Pelitakan Subagyo, Kepala Seksi Sungai, Pantai dan Waduk Dinas PUPR Provinsi Sulbar Nasrul, Konsultan Perencana dari Dinas PUPR Menra, Ketua GP3A Sambulo2 Amirullah, Ketua P3A Hati Nurani Jawahir, Ketua P3A Kerja Sama Wahid, Kadus IV Buttu Dakka Abd. Wahid, serta para petani penerima manfaat.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa tidak ada kendala teknis maupun keberatan dari para petani, khususnya mereka yang lahannya akan dilalui proyek pembangunan saluran. Hal ini menunjukkan dukungan penuh dari masyarakat atas program tersebut.

Menurut Kepala Desa Dakka Abdullah Syarifuddin, proyek ini adalah bentuk nyata perhatian Gubernur Sulawesi Barat terhadap kesejahteraan petani di wilayah Bendung Lakejo. “Kami sebagai pemerintah desa sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas dukungannya. Semoga ini menjadi berkah dan membawa manfaat besar bagi para petani,” ucapnya.

Sekitar 200 hektare lahan pertanian diperkirakan akan menerima manfaat langsung dari saluran ini, yang diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian di wilayah tersebut.

Kegiatan berakhir pada pukul 11.25 Wita dan ditutup dengan harapan besar dari seluruh peserta agar pembangunan berjalan lancar dan memberi dampak nyata bagi pertanian di Desa Dakka dan sekitarnya.

Exit mobile version