Mamuju – editorial9 – Dalam rangka mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar ikut mengawal pelaksanaan Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Mamuju, menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif, dengan melibatkan pelajar.
Agenda yang dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin, digelar di Hotel Srikandi, Kecamatan Mamuju, Senin,13/02/23.
Komisioner Bawaslu Mamuju, Siti Mustikawati, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan dapat bekerja maksimal tanpa dukungan dari semua pihak termasuk pemuda.
“Agenda ini melibatkan SMA, yang masuk kategori pemilih pemula, karena usianya yang baru 17 tahun,” ucap Mustika.
Ia berharap, pelajar yang terlibat dalam sosialisasi tersebut, agar mensosialisasikan tentang pentingnya menggunakan hak pilih untuk Pemilu 2024, di sekolah masing-masing.
“Yang perlu kita sadari bersama, bahwa kokohnya suatu bangsa, itu dimulai dari generasi mudanya,” ujar Kordif hukum pencegahan, Humas dan partisipasi masyarakat, Bawaslu Mamuju itu.
“Bagaimanapun bentuk dan karakter dari generasi mudanya, maka kedepan itu akan menjadi pondasi utama dari berdirinya bangsa ini,” sambungnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa pihaknya sangat ingin para pelajar khususnya di Kabupaten Mamuju, tidak pasif terhadap Pemilu.
“Sehingga, diharapkan para pelajar dapat lebih proaktif dalam menyuarakan Pemilu. Pemuda yang usianya beranjak 17 tahun maupun yang usia lanjut, punya hak yang sama di Pemilu,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin, menambahkan bahwa pengawasan tahapan Pemilu bukan hanya tugas penyelenggara, melainkan tanggung jawab semua pihak.
“Jadi, selalu ada kontrol dari masyarakat. Sehingga, selalu ada pembanding, bahwa apa yang kami laksanakan, sudah sesuai dengan yang diharapkan negara, yang ditugaskan kepada kita (komisioner Bawaslu),” tambah Rusdin.
Pengawasan partisipatif, merupakan jargon utama Bawaslu dengan berbagai programnya, dalam rangka mendorong seluruh elemen masyarakat, agar pro aktif dalam mengawal proses Pemilu.
“Kenapa menggunakan kata kawal, karena secara filosofis semua orang terlibat disitu, karena ada hak dasar setiap warga negara disitu (Pemilu),” ungkap Rusdin.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa kedepan jajaran komisioner Bawaslu Kabupaten Mamuju, juga akan berkunjung langsung ke sekolah-sekolah, untuk bersosialisasi.
“Termasuk melakukan kunjungan ke desa-desa, dalam rangka mendorong adanya pengawasan Pemilu yang partisipatif,” tutupnya.(Mp)
