Site iconSite icon Editorial9.com

SPOBNAS Sulbar Perketat Seleksi, Bakat Tak Boleh Lolos

Suasana rapat koordinasi UPTD SPOBNAS Sulbar bersama Dispoparekraf Sulbar dalam rangka pematangan seleksi atlet tahap 2 di Mamuju, Kamis (26/3/2026). (Dok. Humas Pemprov Sulbar)

MAMUJU – UPTD Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Nasional (SPOBNAS) Sulawesi Barat memperketat proses seleksi atlet tahap 2 guna memastikan tidak ada talenta potensial yang terlewat dalam proses penjaringan.

Kepala UPTD SPOBNAS Sulbar, Fadliyah, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulbar untuk mematangkan kesiapan teknis pelaksanaan seleksi.

“Seluruh tahapan seleksi kami siapkan secara matang, mulai dari verifikasi administrasi, kesiapan sarana pengujian hingga tim penguji ahli. Ini penting agar proses berjalan transparan dan akuntabel,” ujar Fadliyah, Kamis (26/3/2026).

Ia menjelaskan, seleksi tahap 2 akan difokuskan pada pengujian aspek fisik, psikologi, serta keterampilan teknis sesuai cabang olahraga masing-masing. Tahapan ini dinilai menjadi kunci dalam menyaring atlet yang benar-benar layak untuk dibina lebih lanjut.

“Seleksi ini bukan hanya melihat bakat, tapi juga mentalitas juara. Kami ingin atlet yang terpilih benar-benar siap menjalani pembinaan secara intensif,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, menegaskan pentingnya objektivitas dalam setiap tahapan seleksi. Ia meminta agar seluruh indikator penilaian disusun secara terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Proses seleksi harus transparan dan berbasis data. Dengan begitu, hasilnya bisa menjadi dasar kuat dalam pembinaan jangka panjang di SPOBNAS,” tegas Bau Akram.

Ia berharap melalui seleksi ini, talenta terbaik dari seluruh kabupaten di Sulawesi Barat dapat terjaring secara maksimal. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga daerah yang kompetitif dan berkelanjutan.

“Kami tidak ingin ada atlet berbakat yang terlewat. Pemerintah provinsi mendukung penuh agar pelaksanaan seleksi berjalan lancar tanpa kendala,” pungkasnya.(*)

Exit mobile version