Site iconSite icon Editorial9.com

Staf Ahli Bupati Polman Hadiri Isra’ Mi’raj AGPAI, Sampaikan 3 Pesan Kunci untuk Guru Agama

Staf Ahli Bupati Polewali Mandar Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Dr. Aco Musaddad HM, M.Ag., M.Si, mewakili Bupati Polman, menyampaikan sambutan pada peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar AGPAI Kabupaten Polewali Mandar di Masjid Agung Syuhada Polewali, Sabtu (17/1/2026). (Dok. Humas Pemkab Polman)

POLMAN – Staf Ahli Bupati Polewali Mandar (Polman) Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Dr Aco Musaddad HM, menghadiri peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) Polman di Masjid Agung Syuhada Polewali, Sabtu (17/1/2026). Kehadiran Aco Musaddad mewakili Bupati Polman.

Dalam kesempatan tersebut, Aco Musaddad membacakan sambutan tertulis Bupati Polewali Mandar yang menegaskan peran strategis guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai garda terdepan dalam menjaga moralitas dan karakter generasi muda di tengah tantangan zaman.

Di hadapan ratusan guru PAI, Aco Musaddad menyampaikan tiga pesan kunci Bupati Polman yang diharapkan menjadi pedoman dalam membentuk generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Pesan pertama, Bupati mendorong guru PAI untuk mendesain pendidikan agama yang inovatif dan relevan. Guru tidak hanya dituntut mengajar secara tekstual, tetapi juga mampu menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif serta adaptif dengan perkembangan teknologi.

“Pendidikan agama harus mampu menjawab tantangan zaman, sehingga nilai-nilai akhlakul karimah tetap menarik dan relevan bagi generasi Z dan Alpha di Polewali Mandar,” kata Aco Musaddad saat membacakan sambutan Bupati.

Pesan kedua, guru agama diharapkan berperan sebagai arsitek moral sekaligus filter budaya. Guru PAI memiliki tanggung jawab besar dalam menyaring pengaruh negatif arus informasi dan budaya luar yang tidak sejalan dengan nilai religius dan kearifan lokal.

“Kontribusi guru agama sangat krusial dalam membentuk karakter peserta didik yang jujur, disiplin, dan berintegritas,” ujarnya.

Pesan ketiga menekankan pentingnya fondasi spiritual dalam menyiapkan Generasi Emas 2045. Bupati menegaskan bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan seiring dengan kecerdasan spiritual, sebagaimana makna Isra’ Mi’raj yang melahirkan perintah shalat sebagai tiang agama.

“Peristiwa Isra’ Mi’raj harus menjadi momentum memperkuat spiritualitas peserta didik, agar mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh secara moral,” lanjutnya.

Di akhir sambutan, Aco Musaddad menyampaikan pesan khusus Bupati kepada para guru AGPAI. Menurutnya, membangun karakter generasi muda membutuhkan ketulusan dan keteladanan yang tidak bisa digantikan oleh anggaran semata.

“Bangunan fisik bisa kita dirikan dengan anggaran, tetapi membangun jiwa dan karakter generasi muda hanya bisa dilakukan dengan ketulusan dan keteladanan para guru agama,” tutupnya.

Peringatan Isra’ Mi’raj AGPAI Polman berlangsung khidmat dan dihadiri pengurus AGPAI dari berbagai kecamatan, tokoh agama, serta unsur Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi besar bagi para pendidik agama Islam di Bumi Malaqbi.(*)

Exit mobile version