SULBAR – Sulawesi Barat (Sulbar) terus berupaya memperkenalkan potensi wisatanya ke kancah nasional maupun internasional. Melalui Dinas Pariwisata (Dispar), pemerintah daerah mempromosikan dua paket wisata unggulan, yakni diving di Pulau Karampuang dan memancing di Kepulauan Bala-Balakang, dalam acara Business Matching yang digelar Kementerian Pariwisata RI di Makassar.
Andi Ahmad Irfa, ASN Bidang Pemasaran Dispar Sulbar yang mewakili daerahnya dalam forum tersebut, mengaku sangat antusias. Ia menyebut kesempatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan destinasi wisata Sulbar kepada para pelaku usaha tour and travel.
“Kami berkesempatan presentasi langsung ke buyer. Ada 10 perwakilan buyer potensial yang hadir, mulai dari Selayar, Luwuk Kepulauan, Raja Ampat, Palu, Manado, hingga manajemen hotel besar seperti Horizon, Amaris, dan Santika,” ujar Irfa, Senin (08/9/2025).
Irfa menjelaskan, pihaknya menggunakan teknik one on one table atau pitching langsung agar promosi lebih komunikatif. Dengan cara itu, buyer bisa mendapatkan penjelasan detail mengenai dua paket wisata andalan Sulbar: diving di Pulau Karampuang, Mamuju, serta wisata memancing di Kepulauan Bala-Balakang.
Menanggapi laporan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Sulbar Bau Akram Dai menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan intensitas promosi pariwisata daerah. Menurutnya, promosi tidak boleh berhenti hanya di forum formal, tetapi juga perlu diperluas melalui festival, event, hingga pemanfaatan media sosial dengan konten digital kreatif.
“Promosi ini harus berkesinambungan. Kita ingin pariwisata Sulbar makin dikenal luas, baik nasional maupun internasional. Selain forum seperti Business Matching, video promosi di platform media sosial juga sangat efektif,” kata Bau Akram.
Bau Akram juga menyoroti besarnya minat wisatawan terhadap wisata minat khusus, seperti diving dan mancing. Ia menyebut bahkan wisatawan luar negeri, termasuk dari Filipina, sudah berkunjung ke spot Bala-Balakang.
“Kita perlu membuka komunikasi lebih intens dengan komunitas diver dan angler. Wisata minat khusus punya banyak peminat, sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci,” jelasnya.
Kepulauan Bala-Balakang sendiri dikenal sebagai salah satu “surga tersembunyi” di Sulbar. Kawasan ini menawarkan panorama bawah laut yang masih alami, dihuni beragam biota laut, hingga spot mancing yang menjadi favorit para pemancing profesional. Di perairan ini, wisatawan kerap menemukan ikan dogtooth tuna, barakuda, dan spesies lainnya yang menambah sensasi tersendiri.
Sementara itu, Pulau Karampuang yang terletak di perairan Mamuju juga tidak kalah memikat. Air laut jernih, terumbu karang yang terjaga, serta akses yang relatif dekat dari pusat kota membuat Karampuang jadi primadona wisata bahari Sulbar.
Dengan promosi yang semakin gencar, Pemerintah Sulbar berharap sektor pariwisata bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan alam “Bumi Tanah Mandar” ke panggung dunia.(*)
