Site iconSite icon Editorial9.com

Terpilih Secara Aklamasi, Andi Asliani Mappiyo Akan Benahi Struktur Fatayat Hingga ke Desa

Berdiri, Andi Asliani, usai dinyatakan terpilih sebagai ketua Fatayat NU Polman.(Dok : Rako)

Polman – editorial9 – Andi Asliani Mappaiyo, resmi memimpin Fatayat NU Kabupaten Polewali Mandar, setelah terpilih secara aklamasi di forum Konfercab ke III PC Fatayat NU, yang berlangsung di Aula MTs Ma’arif Sarampu, Minggu,17/10/21.

Dalam kesempatannya, Andi Asliani Mappaiyo, selaku ketua PC Fatayat NU Kabupaten Polewali Mandar, mengungkapkan beberapa agenda penting yang akan dilakukan.

“Langkah yang pertama yang akan saya lakukan, yaitu melakukan penataan kelembagaan Organosasi, Seperti membentuk PAC defenitif yang masih belum rampung, kemudian membenahi ranting pengurus Fatayat di desa yang terjankau di Kebupaten Polewali Mandar,” ucap Andi Asliani, saat dikonfirmasi.

Selain itu, agenda lainnya yaitu menjalankan program internal, seperti mengagendakan yasinan atau lailatul itijima’ yang di rangkaikan dengan diskusi dan kajian setiap malam Jumat dan secara teknis akan dlilaksanakan secara rolling di rumah pengurus

“Kami juga berharap, semoga program yasinan ini bisa dilaksanakan di kediaman para ulama dan kyai NU di Polewali Mandar. Dan program yang lainnya, Fatayat, insya Allah akan bekerja sama dengan pemerintah, terkhususnya Kementrian agama, untuk melakukan sosialisasi dalam mengaktifkan majelis taklim di setiap masjid dan kemudian bekerja sama dengan penyuluh keluarga berencana, dalam menosialisaskan tentang dampak dari stanting, juga bagian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak dalam Pengawasan Pencegahan KDRT dan juga kekerasan terhadap anak,” ungkapnya.

Ia juga berharap, kedepannya Fatayat NU Polman, dapat bekerja sama dengan BAZNAS, khususnya dalam kegiatan Sosial kemasyarakatan.

“Dan yang terpenting karna Fatayat adalah organisasi perempuan, kami akan selalu mengupayakan bagaimana agar slalu mampu memberdayakan perempuan, baik dalam bidang usaha,” bebernya.

Oia alhamdulillah,  dengan adanya program TKM pemula mikro tahun 2021 dari Kemenaker bekerjasama dengan PP Fatayat NU, merupakan langkah awal yang baik dalam program pemberdayaan kader mandiri. Alhamdulillah, sudah ada MOU dari TKS, tinggal menunggu pencairan bantuan anggaran sebesar 54.400.000.00, semoga Segera dicairkan.

Ia juga berharap, diperiode kepengurusannya Fatayat NU Polman dapat menjadi mediator dan fasilitator bagi masyarakat, dalam rangka pengembangan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

“Tentu kami sangat membutuhkan dukungan Permerintah Polewali Mandar, khususnya para Stakeholder yang ada di Polewali Mandar. Tentu semua ini, tidak terlepas dari restu para kiyai dan terkhususnya pengurus NU Kabupaten Polman, semoga tetab bisa mengamini,” harapnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Polman, Kyai Muhammad Arsyad, selain memberikan ucapan selamat, ia juga berharap ketua Fatayat periode 2021-2026, mampu membenahi kepengurusan dan selanjutnya melakukan konsolodasi pengurus, dalam rangka menyusun struktur organisasi.

“Dan dalam menjalankan roda organisasi itu, saya harapkan seluruh elemen, simbol simbol yang ada dalam Fatayat mampu diakomodir dalam kepengurusan,” harap Kiyai Arsyad.

“Hal ini diperlukan, agar Fatayat betul-betul keterwakilan dari seluruh elemen dan kuat secara organisasi,” sambungnya.

Ia juga menuturkan, bahwa meski dalam kepengurusannya, Ketua terpilih Andi Asliani, haruslah menyusun rangkaian program kerja, namun yang terpenting adalah Fatayat hadir dikalangan masyarakat, terutama pemuda dan pemudi,.untuk menguatkan faham Ahlusussannah Waljamaah di masyarakat.

“Apalagi saat ini, kelompok-kelompok islam radikal sangat masif gerakannya, di tengah masyarakat,” tutup Arsyad.(Rako)

Exit mobile version