Site iconSite icon Editorial9.com

Toko Emas di Polman Jadi Korban Pencurian, Gelang Rp52 Juta Raib

Personel kepolisian melakukan identifikasi di lokasi kejadian pencurian gelang emas di Toko Mappasitujue, Kompleks Pasar Induk Wonomulyo, Polewali Mandar, Jumat (17/4/2026). (Dok. Istimewa)

POLMAN – Toko emas di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, menjadi korban pencurian. Satu gelang emas senilai sekitar Rp52 juta dilaporkan raib dari etalase toko, Jumat (17/4/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di Toko Mappasitujue, Kompleks Pasar Induk Wonomulyo, dan pertama kali diketahui sekitar pukul 13.30 WITA setelah pemilik toko menyadari adanya perhiasan yang hilang.

Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna mengatakan, pihaknya telah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan awal.

“Kami telah mendatangi TKP dan melakukan pengumpulan bahan keterangan. Terduga pelaku merupakan seorang perempuan dan wajahnya terekam jelas di CCTV. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Sandy.

Korban diketahui bernama H. Muhammad Ismail Mamma (60), seorang wiraswasta sekaligus pemilik toko emas tersebut.

Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula sekitar pukul 11.00 WITA saat seorang wanita datang ke tokonya dengan berpura-pura sebagai pembeli. Pelaku meminta untuk melihat beberapa gelang emas jenis Dubai 23 karat.

Tanpa menaruh curiga, korban mengeluarkan sejumlah perhiasan dari etalase. Namun, di saat bersamaan, korban bersama istrinya juga melayani pembeli lain sehingga pengawasan terhadap pelaku menjadi lengah.

Sekitar 50 menit kemudian, pelaku berpura-pura menelepon dan meninggalkan toko. Tak lama setelah itu, korban menyadari satu gelang emas telah hilang.

“Setelah dicek melalui rekaman CCTV, terlihat pelaku menyembunyikan gelang emas di bawah tasnya sebelum keluar dari toko,” kata korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp52 juta. Gelang yang hilang merupakan emas Dubai 23 karat dengan berat kurang lebih 18 gram.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Polewali Mandar, untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku.(*)

Exit mobile version