Sulbar – Wakil Bupati Mamasa, Sudirman, mengapresiasi pemerintahan gubernur dan wagub Sulbar, Suhardi Duka-Jendral Salim S.Mengga (SDK-JSM), yang kini memasuki 100 hari kerja.
Menurutnya, pemerintahan gubernur -wakil gubernur saat ini hadir sebagai mitra aktif dalam membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi Pemkab, termasuk Mamasa.
“Dibawah kepemimpinan SDK-JSM, Pemerintah Provinsi Sulbar tidak bersikap seperti kabupaten ketujuh,” ucap Sudirman, saat menghadiri apel pasukan pencegahan dan kesiapsiagaan bencana di Majene, Rabu, 28/05/25.
“Pak Gubernur hadir bukan untuk mengambil alih, tapi membantu. Itu yang kami rasakan langsung di Mamasa,” sambungnya.
Ia mengungkapkan bahwa berkat sinergi antara Pemprov dan Pemkab Mamasa, sebanyak 21 ribu peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sebelumnya tidak aktif kini telah diaktifkan kembali. Ia juga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah digelontorkan Pemprov, di sektor kesehatan dan pendidikan.
“Program-program Gubernur yang menyentuh Mamasa berjalan dengan sangat baik. Kami sangat mengapresiasi,” ujarnya.
Selain itu, Sudirman menyampaikan bahwa Gubernur Sulbar telah menyiapkan bantuan dana sebesar Rp.50 Miliar, untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan termasuk infrastruktur strategis di Mamasa, khususnya pada jalur-jalur ekonomi seperti Nosu–Pana–Tabang.
Tak hanya itu, SDK juga disebut telah menginstruksikan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional untuk segera menyelesaikan betonisasi jalur Trans Sulawesi yang menghubungkan Salubatu–Mamasa–Toraja, yang kini hanya menyisakan 8 kilometer belum dibeton.
“Alhamdulillah, sekarang sudah bisa dilewati kendaraan roda empat. Tinggal 8 kilometer lagi dan saya lihat Gubernur serius dorong agar ini segera tuntas,” tambah Sudirman.
Apresiasi ini, disampaikan Wabup Sudirman sebagai bagian dari respons positif pemerintah kabupaten terhadap langkah-langkah konkrit Pemprov Sulbar dalam menyelesaikan persoalan riil di daerah.
Mantan anggota DPRD Provinsi Sulbar itu pun berharap, kolaborasi ini terus berlanjut demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulbar. (*)
