Site iconSite icon Editorial9.com

Wacana Perubahan Nama Bandara Tampa Padang, AAS : Saya yang Prakarsai Seminarnya

Mantan Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh (AAS), saat dikonfirmasi oleh awak media, usai peresmian Kantor DPW NasDem di Mamuju, Minggu, 06/02/22.(Dok : Naf)

Sulbar – editorial9 – Mantan Gubernur Sulbar dua periode, Anwar Adnan Saleh (AAS), mengakui bahwa wacana perubahan nama Bandara Tampa Padang, menjadi Bandar Udara Agung Hajjah Andi Depu Tampa Padang, sudah ada sejak masa pemerintahannya.

Menurut AAS, nama yang kembali diusulkan oleh Pemprov Sulbar berdasarkan hasil rapat bersama yang dipimpin oleh Sekprov, Muhammad Idris beberapa waktu lalu itu, telah pernah diseminarkan dan sudah disepakati di masanya.

“Cuma, momentumnya belum waktunya. Saya yang prakarsai seminarnya dulu,” ucap AAS, kepada awak media, usai peresmian Kantor DPW Partai NasDem, di Mamuju, Minggu, 06/02/22.

Selain itu, ia menceritakan bahwa setelah mendapat kesepakatan dalam forum seminar tersebut, rencana perubahan nama bandara Tanpa Padang justru menuai pro kontra di masyarakat.

“Saya pending, tahan dulu, ada waktunya,” pungkas Ketua DPW Partai NasDem Sulbar itu.

Ia juga menjelaskan, bahwa dalam prosesnya ada banyak hal, yang menyebabkan sehingga rencana perubahan nama bandara Tanpa Padang di Kabupaten Mamuju, menimbulkan pro kontra di masyarakat, setelah proses seminar itu selesai dan disepakati.

“Cuma, saya lihat kondisinya waktu itu keluarga Lopa juga muncul, kenapa bukan Baharuddin Lopa, kalau masyarakat Mamuju, kenapa bukan Ahmad Kirang. Na, sehingga saya ambil keputusan, kita pending dulu, kita lihat keadaan yang paling tepat,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, akan lebih baik jika terminal bandara baru segera disempurnakan, sehingga bisa digunakan oleh masyarakat, sebelum berakhirnya masa jabatan gubernur yang hanya tiga bulan lagi.

“Itu akan lebih baik, daripada sekedar merubah sebuah nama,” tutupnya.(Mp)

Exit mobile version