MAMUJU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga mengakui kinerja Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dalam memimpin pemerintahan daerah melampaui target yang semula ia perkirakan.
Pengakuan tersebut disampaikan Salim saat malam silaturahmi dan refleksi akhir tahun Pemerintah Provinsi Sulbar yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Rabu (31/12/2025).
“Saya harus akui, awalnya saya agak ragu apakah kita bisa memperbaiki daerah ini hanya dalam waktu sekitar 11 bulan. Namun ternyata hasil yang dicapai sungguh melampaui perkiraan dan membanggakan,” ujar Salim.
Salim menilai capaian tersebut tidak lepas dari kuatnya kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka yang berpengalaman panjang dalam pemerintahan, mulai dari dua periode menjabat sebagai bupati hingga menjadi anggota DPR RI.
Ia mengaku bangga dapat bekerja bersama SDK dalam membangun Sulawesi Barat, khususnya dalam pengelolaan pemerintahan dan pengendalian ekonomi daerah.
“Saya sungguh merasa bangga bekerja sama dengan Bapak Suhardi Duka dalam membangun Sulbar,” katanya.
Salim menjelaskan perannya sebagai wakil gubernur lebih difokuskan pada pendampingan, pengawasan, serta menjaga jalannya roda pemerintahan agar tetap berada pada rel yang benar.
“Tugas saya mendampingi beliau itu mengawasi dan menjaga,” ujarnya.
Menurut Salim, berbagai indikator pembangunan menunjukkan Sulawesi Barat kini mampu bersaing di tingkat nasional dan tidak tertinggal dari provinsi lain, termasuk di kawasan Sulawesi.
Dalam kesempatan itu, Salim menegaskan bahwa kegiatan refleksi akhir tahun yang digelar Pemprov Sulbar bukanlah perayaan pergantian tahun, melainkan momentum muhasabah atau introspeksi diri.
“Malam ini kita melakukan muhasabah, artinya introspeksi diri, bukan merayakan tahun baru,” ucapnya.
Salim juga menyoroti masih perlunya pembenahan disiplin aparatur sipil negara (ASN), khususnya terkait kepatuhan terhadap jam kerja.
“Masih ada ASN yang datang setengah delapan, jam 10 sudah di luar lagi,” katanya.
Karena itu, ia berharap seluruh kebijakan gubernur mendapat dukungan penuh dari jajaran ASN, terutama yang berkaitan dengan peningkatan disiplin dan kinerja.
“Kalau disiplin kita bagus, Insyaallah kinerja kita juga akan bagus,” tegas Salim.
Ia menambahkan, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap berupaya menjaga stabilitas dan kesejahteraan ASN.
“Mudah-mudahan di tahun kedua ini kita bisa beranjak lebih bagus lagi,” ujarnya.
Terkait dinamika jabatan dan pelaksanaan fit and proper test, Salim meminta ASN tetap bekerja profesional dan tidak patah semangat meski belum terpilih dalam proses tersebut.
“Teruslah bekerja, jangan patah semangat. Berbuatlah yang terbaik untuk daerah ini,” katanya.
Di akhir sambutannya, Salim mengungkapkan pengalamannya selama mendampingi Gubernur SDK yang ia sebut penuh penghargaan dan kemitraan yang kuat.
Ia mencontohkan kebiasaan Gubernur SDK yang datang langsung ke ruangannya untuk berkoordinasi sebagai simbol hubungan kerja yang setara.
“Itu merupakan sebuah penghargaan bagi saya. Kita memimpin harus satu jiwa, dwi tunggal,” ujarnya.
Salim pun menegaskan komitmennya untuk tetap loyal kepada gubernur, seraya tetap menjaga integritas dalam menjalankan pemerintahan.
“Saya akan tetap loyal kepada gubernur, di samping itu saya tetap menjaga integritas,” pungkasnya. (Rls)
