POLMAN – Kepedulian berbagai pihak mengalir deras pasca kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Desa Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa, Sulawesi Barat. Di tengah membludaknya bantuan, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Polewali Mandar menunjukkan respons cepat dengan hadir di lokasi sejak dini hari untuk mendampingi para korban.
Dinsos Polman tercatat telah berada di lokasi bencana sejak Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 01.00 WITA. Kehadiran tersebut dilakukan hanya beberapa jam setelah kebakaran terjadi sebagai bagian dari respon kemanusiaan, mulai dari asesmen awal, pendirian tenda posko, pengemasan bantuan, hingga pendistribusian logistik kepada warga terdampak.
Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 20.00 WITA itu diduga dipicu oleh kelalaian saat memasak. Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 38 rumah hangus terbakar, 52 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan total 199 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Musibah ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi korban, tetapi juga masyarakat Polewali Mandar secara luas. Hal tersebut tercermin dari membludaknya bantuan yang datang dari berbagai unsur, mulai dari Kementerian Sosial, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, organisasi pendidikan, organisasi sosial dan keagamaan, sekolah-sekolah, pelaku usaha, hingga masyarakat umum.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi pakaian layak pakai, beras, susu, minyak goreng, teh, kopi, kecap, saus, pembalut wanita, pampers, sabun cuci dan mandi, pasta gigi, sikat gigi, tikar, peralatan makan, minyak kayu putih, air minum kemasan, roti, serta kebutuhan pokok lainnya.
Selain menerima dan menyalurkan bantuan, Dinsos Polman juga melaksanakan asesmen melalui Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana), mendirikan tenda posko sejak malam kejadian, serta membantu proses pengemasan (packing) dan pendistribusian bantuan agar tepat sasaran kepada seluruh korban.
Dinsos Polman bersama sejumlah komunitas juga merencanakan pelaksanaan trauma healing bagi para korban kebakaran yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (3/3/2026).
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinsos Polman, Ansyari Bahrum, S.STP, M.Adm.KP. Ia menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan bersumber dari berbagai skema, termasuk donasi internal dan anggaran pemerintah.
“Bantuan dari Dinsos Polman berasal dari donasi ASN, PPPK, dan pekerja sosial berupa pakaian layak pakai, perlengkapan bumbu dapur, serta perlengkapan kebutuhan perempuan,” ujar Ansyari di lokasi.
Selain itu, sesuai arahan Plt Kepala Dinas Sosial Polman, Andi Hizbullah Mastar, Dinsos Polman juga menyalurkan bantuan yang bersumber dari APBD Polman, antara lain beras, minyak goreng, air minum kemasan gelas, mi instan, telur, gula, biskuit, kecap, dan teh celup.
Sementara bantuan dari APBN meliputi matras, selimut, terpal, family kit, dan kids ware.
Ansyari menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut dan mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.
“Kami turut prihatin atas bencana yang menimpa warga Galung Tuluk. Kami berharap masyarakat ke depan lebih berhati-hati dan waspada terhadap ancaman kebakaran. Semoga bantuan yang diberikan, baik dari Dinsos Polman maupun dari berbagai pihak lainnya, dapat membantu meringankan beban para korban,” katanya.(*)






