Pemprov Sulbar Bahas Penetapan Penerima Beasiswa 2026

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, memimpin rapat pembahasan beasiswa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tahap I tahun anggaran 2026 di ruang rapat Biro Pemkesra, Mamuju, Rabu (11/3/2026). Rapat tersebut membahas penetapan penerima beasiswa lanjutan serta rencana kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi. Dok. Humas Pemprov Sulbar.

MAMUJU – Biro Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat pembahasan beasiswa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tahap I tahun anggaran 2026. Rapat ini membahas penetapan penerima beasiswa lanjutan serta rencana kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi.

Rapat berlangsung di ruang rapat Biro Pemkesra Setda Sulbar, Rabu (11/3/2026), dan dihadiri Komite Beasiswa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat serta tim evaluasi penerima beasiswa tahun 2025.

Bacaan Lainnya

Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar, Murdanil, mengatakan rapat tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan program beasiswa daerah yang selama ini menjadi salah satu program strategis pemerintah provinsi.

“Penetapan penerima beasiswa ini penting untuk memastikan program pendidikan berjalan berkelanjutan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat,” kata Murdanil.

Selain membahas penetapan penerima beasiswa lanjutan, rapat juga membicarakan rencana kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi guna memperkuat program beasiswa bagi mahasiswa asal Sulbar.

Menurut Murdanil, dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan agar program ini berjalan optimal dan mampu melahirkan generasi muda yang unggul.

Program beasiswa tersebut juga menjadi bagian dari implementasi visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menempatkan peningkatan kualitas pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap program beasiswa ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah. (rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *