SDK Lantik Direksi Perseroda Sulbar, Hajrul Siap Buktikan Kinerja

Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka melantik jajaran Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi di ruang kerjanya di Mamuju, Senin (16/3/2026). Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru Perseroda untuk mendorong pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan daerah. Dok. Humas Pemprov Sulbar.

MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka melantik jajaran direksi Perseroda PT Sulawesi Barat Malaqbi di ruang kerjanya, Senin (16/3/2026). Dalam kesempatan itu, direksi baru menegaskan komitmennya untuk bekerja maksimal dan menunjukkan kinerja nyata dalam mengelola badan usaha milik daerah tersebut.

Dalam pelantikan tersebut, Hajrul Malik dipercaya memimpin Perseroda PT Sulawesi Barat Malaqbi bersama Hernalia Ratna Mustika Dewi. Keduanya diharapkan mampu mengembangkan berbagai lini usaha perusahaan daerah tersebut.

Bacaan Lainnya

Gubernur Suhardi Duka berharap jajaran direksi yang baru dilantik dapat bekerja profesional serta mampu mendorong Perseroda menjadi salah satu sumber pendapatan bagi daerah. Ia menekankan pentingnya pengelolaan BUMD secara serius agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sulawesi Barat.

Sementara itu, Hajrul Malik mengatakan Perseroda Sulbar memiliki berbagai bidang usaha yang akan dikembangkan secara bertahap. Pada tahap awal, pihaknya akan memulai dari usaha-usaha berskala kecil sambil merapikan sistem dan perencanaan perusahaan.

“Perseroda ini memiliki aneka usaha dan kita akan mulai dari yang kecil-kecil dulu,” kata Hajrul.

Ia menjelaskan, dalam tiga bulan pertama masa kerjanya, jajaran direksi akan fokus merapikan berbagai persiapan, mulai dari manajemen, sistem kerja hingga rencana pengembangan usaha.

“InshaAllah kita akan membuktikan saja. Tanpa harus banyak bicara ini dan itu, kita akan buktikan melalui kinerja yang baik,” ujarnya.

Hajrul berharap selama memimpin Perseroda bersama jajarannya, perusahaan daerah tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi daerah, terutama dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Ini menjadi tantangan bagi kami di jajaran Perseroda. Semoga semua program yang direncanakan bisa berjalan lancar,” pungkasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *