Biro Organisasi Sulbar Evaluasi Kinerja Akhir 2025

MAMUJU — Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Rapat Evaluasi Kinerja dan Budaya Kerja menjelang berakhirnya Triwulan IV Tahun Anggaran 2025, Senin (22/12/2025).

Rapat ini merupakan bagian dari upaya mendukung misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.

Bacaan Lainnya

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Biro Organisasi Setda Sulbar dan dibuka oleh Kepala Bagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik, Subuki, mewakili Kepala Biro Organisasi Setda Sulbar, Nur Rahmah Parampasi.

Dalam sambutannya, Subuki menjelaskan bahwa rapat evaluasi ini bertujuan meninjau capaian kinerja periode sebelumnya sekaligus memperkuat penerapan budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berintegritas di lingkungan Biro Organisasi.

“Evaluasi kinerja ini menjadi forum untuk melihat sejauh mana capaian yang telah dilaksanakan, sekaligus memastikan budaya kerja tetap sejalan dengan nilai-nilai profesionalisme, kedisiplinan, dan integritas,” ujar Subuki.

Ia menjelaskan, pelaksanaan rapat dilakukan melalui pemaparan capaian kinerja dari masing-masing bagian di lingkungan Biro Organisasi, khususnya realisasi program dan kegiatan pada Triwulan IV Tahun 2025.

“Setiap perwakilan bagian memaparkan capaian kinerja yang telah direalisasikan. Subbag Tata Usaha dipaparkan oleh Simon Sinai, Bagian Kelembagaan oleh Masykur, serta Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja oleh masing-masing subbagian,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi Setda Sulbar, Nur Rahmah Parampasi, berharap rapat evaluasi ini mampu memberikan gambaran menyeluruh terkait pencapaian kinerja individu maupun tim, sekaligus mengidentifikasi area yang masih perlu ditingkatkan.

Menurut Rahmah, hasil evaluasi kinerja dan budaya kerja tersebut akan menjadi dasar dalam merumuskan langkah-langkah perbaikan yang bersifat konstruktif, termasuk penyusunan strategi dan kebutuhan pelatihan bagi pengembangan karier aparatur.

“Dari hasil evaluasi ini, kita akan menyusun formula yang konstruktif untuk peningkatan kinerja, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan strategi dan pelatihan yang diperlukan agar kontribusi setiap personel semakin selaras dengan sasaran organisasi,” ujar Rahmah.

Rapat evaluasi ini diharapkan dapat memperkuat kinerja kelembagaan Biro Organisasi Setda Sulbar serta mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Provinsi Sulawesi Barat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *