MAMUJU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyatakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S Mengga. Program ini masuk dalam salah satu Quick Wins “Sulbar Sehat” demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan sumber daya manusia.
Plt Kepala Dinkes Sulbar, dr Nursyamsi Rahim, menegaskan MBG menjadi langkah strategis untuk pemenuhan dan edukasi gizi bagi anak-anak.
“Program ini tidak hanya soal menyediakan makanan bergizi, tapi juga memastikan keamanan pangan dan edukasi gizi secara menyeluruh. Ini adalah langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung upaya nasional meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia,” kata Nursyamsi, Kamis (7/8/2025).
Program MBG merupakan inisiatif Badan Gizi Nasional sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024. Sasaran program adalah peserta didik maupun non-peserta didik sebagai bagian dari visi mewujudkan Generasi Emas 2045.
Sejumlah kegiatan pendukung telah digelar Dinkes Sulbar, di antaranya:
Workshop Keamanan Pangan bersama Kementerian Kesehatan RI yang diikuti secara daring oleh penanggung jawab program dan petugas sanitasi lingkungan di seluruh kabupaten.
Sosialisasi petunjuk teknis dan SOP MBG ke Dinkes kabupaten dan puskesmas.
Kursus Keamanan Pangan Siap Saji di Mamuju dengan 200 peserta dari 4 Satuan Pendidikan Pelaksana Gizi (SPPG).
Pendampingan petugas kesehatan lingkungan di Polewali Mandar untuk tiga SPPG yang sudah aktif.
Pengawasan mutu pangan juga jadi fokus. Tenaga sanitasi lingkungan rutin memeriksa risiko keamanan pangan, mengambil sampel air, melakukan swab test, serta mencegah potensi penyakit seperti diare, keracunan makanan, dan cacingan.
“Seluruh proses dilakukan sesuai SOP, mulai dari sanitasi fasilitas, pengolahan makanan, hingga edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada siswa dan orang tua,” ujar Nursyamsi.
Dinkes Sulbar menegaskan implementasi program dilakukan dari hulu ke hilir demi memastikan MBG berjalan aman, bermutu, dan berdampak nyata bagi kesehatan generasi muda.(*)






