Mamuju – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menargetkan sebanyak 36 persen anak sekolah di wilayah itu terlayani program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada tahun 2025. Target tersebut ditegaskan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, saat menutup kegiatan Koordinasi Lintas Program/Lintas Sektor (LP/LS) di Marannu Golden Hotel, Mamuju, Sabtu (30/8/2025).
Program CKG yang diinisiasi Kementerian Kesehatan RI ini memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi siswa usia sekolah. Layanannya meliputi deteksi dini gangguan penglihatan, kesehatan gigi dan mulut, kesehatan jiwa, hingga identifikasi faktor risiko penyakit tidak menular.
Tak hanya itu, pelaksanaan CKG juga sudah terkoneksi dengan aplikasi SATUSEHAT Mobile, sehingga data kesehatan anak dapat terpantau secara nasional. Dengan begitu, pemerintah bisa memastikan terbentuknya generasi muda yang sehat, kuat, dan produktif.
Sejalan dengan Panca Daya Pembangunan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sumber daya manusia unggul dan berkarakter.
Kegiatan koordinasi turut dihadiri berbagai instansi, mulai dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar, Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Sulbar, hingga Kementerian Agama Sulbar. Sinergi ini diharapkan mempercepat realisasi layanan kesehatan gratis di sekolah negeri maupun swasta.
“Target 36 persen ini adalah komitmen bersama untuk mendekatkan layanan kesehatan ke peserta didik. Anak-anak harus dijaga kesehatannya sejak dini, karena mereka adalah investasi jangka panjang bagi pembangunan SDM Sulbar,” ujar dr. Nursyamsi.
Ia menambahkan, penguatan layanan kesehatan anak sekolah merupakan langkah strategis untuk menyiapkan generasi emas Sulbar yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan.(Rls)






